LKIM-PENA Unismuh Makassar raih hibah PPK Ormawa Kemendikbudristek
Minggu, 2 Juni 2024 20:48 WIB
Tim LKIM-Pena Unismuh Makassar melakukan observasi bersama warga Desa Tompotama, Kabupaten Takalar terkait pengembangan potensi desa tersebut. (ANTARA/HO-Unismuh Makassar)
Makassar (ANTARA) - Lembaga Kreativitas Mahasiswa Penelitian dan Penalaran (LKIM-PENA) Unismuh Makassar, meraih hibah pendanaan Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK ORMAWA) Tahun 2024 dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).
Tim LKIM-PENA berhasil menyisihkan ratusan proposal dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Fokus mereka tahun ini adalah pengembangan Desa Maritim Unggul di Desa Tompotana, Kecamatan Kepulauan Tanakeke, Kabupaten Takalar.
“Kami telah melakukan wawancara dan observasi menyeluruh, mulai dari ekonomi, pendidikan, lingkungan, hingga kesehatan," kata Roslinda, anggota tim PPK Ormawa LKIM-PENA di Makassar, Ahad.
Ia menjelaskan, pilihan pengembangan desa pesisir didasari observasi mendalam terhadap berbagai permasalahan yang dihadapi desa pesisir tersebut.
Meskipun relatif dekat dengan ibu kota provinsi, akses pendidikan dan beberapa aspek lainnya masih menjadi tantangan besar bagi masyarakat Tompotana.
"Potensi masyarakat sangat besar, namun ketimpangan juga nyata. Ini menjadi motivasi kami untuk merancang program Ormawa yang optimis,” ujar Roslinda.
Mirwan, Wakil Ketua Umum LKIM-PENA, menambahkan Kecamatan Tanakeke memiliki potensi maritim yang luar biasa, namun belum tergarap optimal.
“LKIM-PENA hadir untuk menjadi bagian dari solusi, mewujudkan harapan desa maritim unggul di Tompotana,” ucapnya.
Program Ormawa ini akan dijalankan oleh 10 anggota tim LKIM-PENA selama enam bulan, di bawah bimbingan dosen Dian Pramana Putra, SPd MPd.
Mereka berkomitmen untuk merealisasikan program yang telah dirancang dengan maksimal, memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Desa Tompotana.*
Tim LKIM-PENA berhasil menyisihkan ratusan proposal dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Fokus mereka tahun ini adalah pengembangan Desa Maritim Unggul di Desa Tompotana, Kecamatan Kepulauan Tanakeke, Kabupaten Takalar.
“Kami telah melakukan wawancara dan observasi menyeluruh, mulai dari ekonomi, pendidikan, lingkungan, hingga kesehatan," kata Roslinda, anggota tim PPK Ormawa LKIM-PENA di Makassar, Ahad.
Ia menjelaskan, pilihan pengembangan desa pesisir didasari observasi mendalam terhadap berbagai permasalahan yang dihadapi desa pesisir tersebut.
Meskipun relatif dekat dengan ibu kota provinsi, akses pendidikan dan beberapa aspek lainnya masih menjadi tantangan besar bagi masyarakat Tompotana.
"Potensi masyarakat sangat besar, namun ketimpangan juga nyata. Ini menjadi motivasi kami untuk merancang program Ormawa yang optimis,” ujar Roslinda.
Mirwan, Wakil Ketua Umum LKIM-PENA, menambahkan Kecamatan Tanakeke memiliki potensi maritim yang luar biasa, namun belum tergarap optimal.
“LKIM-PENA hadir untuk menjadi bagian dari solusi, mewujudkan harapan desa maritim unggul di Tompotana,” ucapnya.
Program Ormawa ini akan dijalankan oleh 10 anggota tim LKIM-PENA selama enam bulan, di bawah bimbingan dosen Dian Pramana Putra, SPd MPd.
Mereka berkomitmen untuk merealisasikan program yang telah dirancang dengan maksimal, memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Desa Tompotana.*
Pewarta : Abdul Kadir
Editor : Redaktur Makassar
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemerintah Indonesia telah cabut 2.065 izin usaha pertambangan yang tidak produktif
12 August 2022 20:21 WIB, 2022
Sekjen Pena 98 apresiasi Erick Thohir peduli kepada keluarga korban Trisakti
27 April 2022 14:50 WIB, 2022
Sejumlah penambang ilegal di bantaran Sungai Brantas gunakan alat berat
22 November 2019 21:55 WIB, 2019
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Menhut: Lestarikan keanekaragaman hayati dan kerajaan kupu-kupu TN Bantimurung Bulusaraung
28 January 2026 19:50 WIB
Munafri perkuat mobilitas perkotaan inklusif melalui Forum Indonesia on the Move
28 January 2026 17:13 WIB
Pemkot Makassar dan Balai Cipta Karya bahas hibah alat deteksi air JICA Jepang
28 January 2026 5:19 WIB
Lindungi karya dosen dan mahasiswa, Kemenkum Sulbar - Universitas Tomakaka bentuk Sentra KI
27 January 2026 18:21 WIB
Pemprov Sulsel serahkan santunan kepada keluarga Farhan korban kecelakaan ATR 42-500
27 January 2026 15:08 WIB