Perbankan salurkan kredit ke UMKM Sulsel sebanyak Rp60,73 triliun
Jumat, 14 Juni 2024 21:25 WIB
Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulselbar Darwisman. Antara/ Suriani Mappong
Makassar (ANTARA) - Kepala Otoritas Jasa Keuangan Sulsel dan Sulbar (OJK Sulselbar) Darwisman mengatakan perbankan telah menyalurkan kredit kepada UMKM di Sulsel hingga April 2024 sebanyak Rp60,73 triliun.
"Secara total, kredit UMKM telah disalurkan kepada 914.525 debitur di Sulsel," kata Darwisman di Makassar, Jumat.
Dia mengatakan realisasi kredit kepada UMKM di Sulsel tumbuh sebesar 8,88 persen (yoy) menjadi Rp60,73 triliun. Penyalurannya sebesar 38,81 persen dari total kredit yang disalurkan bank umum di Sulsel.
Menurut dia, pertumbuhan tertinggi berada pada penyaluran kredit usaha mikro 17,60 persen (yoy) menjadi Rp33,77 triliun.
Angka ini sebesar 55,60 persen dari total penyaluran kredit terbesar yaitu pada usaha kecil. Angkanya mencapai Rp17,61 triliun kepada total 52.036 debitur.
Sementara itu, untuk kredit usaha menengah porsinya mencapai 15,39 persen dari total penyaluran kredit di Sulsel. Jumlah debiturnya mencapai 4.604.
Secara total, penyaluran kredit yang disalurkan perbankan di Sulsel tumbuh tinggi hingga 10,08 persen (yoy) dengan nominal mencapai Rp159,49 triliun.
Darwisman mengatakan, untuk kinerja penyaluran kredit ini didukung dengan peningkatan total aset perbankan di Sulsel posisi April 2024 tumbuh 8,42 persen (yoy) dengan nominal mencapai Rp192,76 triliun.
Total aset ini terdiri dari aset Bank Umum Rp189,01 triliun dan aset BPR Rp3,75 triliun. Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 8,93 persen (yoy) dengan nominal mencapai Rp129,53 triliun.
"Secara total, kredit UMKM telah disalurkan kepada 914.525 debitur di Sulsel," kata Darwisman di Makassar, Jumat.
Dia mengatakan realisasi kredit kepada UMKM di Sulsel tumbuh sebesar 8,88 persen (yoy) menjadi Rp60,73 triliun. Penyalurannya sebesar 38,81 persen dari total kredit yang disalurkan bank umum di Sulsel.
Menurut dia, pertumbuhan tertinggi berada pada penyaluran kredit usaha mikro 17,60 persen (yoy) menjadi Rp33,77 triliun.
Angka ini sebesar 55,60 persen dari total penyaluran kredit terbesar yaitu pada usaha kecil. Angkanya mencapai Rp17,61 triliun kepada total 52.036 debitur.
Sementara itu, untuk kredit usaha menengah porsinya mencapai 15,39 persen dari total penyaluran kredit di Sulsel. Jumlah debiturnya mencapai 4.604.
Secara total, penyaluran kredit yang disalurkan perbankan di Sulsel tumbuh tinggi hingga 10,08 persen (yoy) dengan nominal mencapai Rp159,49 triliun.
Darwisman mengatakan, untuk kinerja penyaluran kredit ini didukung dengan peningkatan total aset perbankan di Sulsel posisi April 2024 tumbuh 8,42 persen (yoy) dengan nominal mencapai Rp192,76 triliun.
Total aset ini terdiri dari aset Bank Umum Rp189,01 triliun dan aset BPR Rp3,75 triliun. Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 8,93 persen (yoy) dengan nominal mencapai Rp129,53 triliun.
Pewarta : Suriani Mappong
Editor : Redaktur Makassar
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Sekda: Bank Sulselbar konsisten sumbang hingga empat persen ke PAD Sulsel
11 December 2025 11:14 WIB
Jejak literasi keuangan dari pegunungan hingga kepulauan di wilayah Sulsel
30 October 2025 16:53 WIB
Terpopuler - Bisnis
Lihat Juga
Pemkot Makassar dan Finlandia jajaki kolaborasi infrastruktur dan pendidikan
15 April 2026 18:43 WIB
Penyaluran pupuk subsidi di Sulsel mencapai 170.000 ton pada triwulan I 2026
14 April 2026 11:23 WIB