Budi Arie tegaskan hubungan Jokowi dan Prabowo solid
Selasa, 27 Agustus 2024 11:58 WIB
Menkominfo Budi Arie Setiadi memberikan keterangan kepada wartawan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (27/8/2024). ANTARA/Andi Firdaus
Jakarta (ANTARA) - Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi mengatakan bahwa hubungan Presiden Joko Widodo dan Prabowo Subianto tetap baik dan solid.
"Solid. (Yang mengatakan tidak solid) itu orang 'adu domba' saja," kata Budi Arie dijumpai di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa.
Budi Arie menyampaikan hubungan Presiden dengan partai-partai pendukungnya juga tetap berjalan baik.
Budi yang juga Ketua Umum Relawan Projo menyampaikan selama 10 tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo, banyak kemajuan yang dicapai bangsa Indonesia.
Lebih jauh berkaitan dengan pernyataan Jokowi dalam Kongres III Partai NasDem beberapa waktu lalu, yang menyebut ungkapan "datang ramai-ramai, begitu mau pergi ditinggal ramai-ramai", Budi Arie mengatakan tidak ada yang meninggalkan Jokowi.
"Kecenderungan memang begitu, tapi kita yakin bahwa di Indonesia persaudaraan, gotong-royong kan jalan. Ini rapat kabinet masih full team," jelasnya.
Sebelumnya Staf Khusus (Stafsus) Presiden Juri Ardiantoro juga menyatakan bahwa isu keretakan hubungan antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto merupakan upaya adu domba yang sengaja dirancang untuk mengganggu keberlanjutan pemerintahan.
Juri Ardiantoro melalui keterangannya di Jakarta, Senin, mengatakan spekulasi tersebut hanya akan menciptakan ketidakstabilan dan merusak fokus pada agenda pemerintah yang sedang berlangsung.
Juri mengatakan adu domba tersebut dirancang dengan merangkai berbagai informasi, peristiwa, dan kejadian yang terjadi belakangan ini, kemudian menyimpulkan dengan nada yakin bahwa telah terjadi keretakan.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Budi Arie tegaskan hubungan Jokowi-Prabowo solid
"Solid. (Yang mengatakan tidak solid) itu orang 'adu domba' saja," kata Budi Arie dijumpai di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa.
Budi Arie menyampaikan hubungan Presiden dengan partai-partai pendukungnya juga tetap berjalan baik.
Budi yang juga Ketua Umum Relawan Projo menyampaikan selama 10 tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo, banyak kemajuan yang dicapai bangsa Indonesia.
Lebih jauh berkaitan dengan pernyataan Jokowi dalam Kongres III Partai NasDem beberapa waktu lalu, yang menyebut ungkapan "datang ramai-ramai, begitu mau pergi ditinggal ramai-ramai", Budi Arie mengatakan tidak ada yang meninggalkan Jokowi.
"Kecenderungan memang begitu, tapi kita yakin bahwa di Indonesia persaudaraan, gotong-royong kan jalan. Ini rapat kabinet masih full team," jelasnya.
Sebelumnya Staf Khusus (Stafsus) Presiden Juri Ardiantoro juga menyatakan bahwa isu keretakan hubungan antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto merupakan upaya adu domba yang sengaja dirancang untuk mengganggu keberlanjutan pemerintahan.
Juri Ardiantoro melalui keterangannya di Jakarta, Senin, mengatakan spekulasi tersebut hanya akan menciptakan ketidakstabilan dan merusak fokus pada agenda pemerintah yang sedang berlangsung.
Juri mengatakan adu domba tersebut dirancang dengan merangkai berbagai informasi, peristiwa, dan kejadian yang terjadi belakangan ini, kemudian menyimpulkan dengan nada yakin bahwa telah terjadi keretakan.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Budi Arie tegaskan hubungan Jokowi-Prabowo solid
Pewarta : Rangga Pandu Asmara Jingga, Andi Firdaus
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Presiden Prabowo panggil menteri-menteri ke Istana bahas koperasi desa
07 March 2025 11:39 WIB, 2025
Budi Arie memastikan Kemenkop bantu upaya Presiden soal pemutihan utang
31 October 2024 15:19 WIB, 2024
Menkominfo: Kasus pencurian data kartu SIM kesalahan mitra nakal Indosat
12 September 2024 17:53 WIB, 2024
Menkominfo: Pemerintah tidak akan penuhi tuntutan penyerang PDNS 2 minta 8 juta dollar AS
24 June 2024 16:01 WIB, 2024
Terpopuler - Politik
Lihat Juga
Presiden Prabowo lantik Hasan Nasbi sebagai penasihat khusus bidang komunikasi
27 April 2026 16:55 WIB