Pelatih timnas sepakbola putri Indonesia temukan dua pemain potensial di PON 2024
Minggu, 15 September 2024 5:31 WIB
Pelatih sepak bola Timnas putri Indonesia Satoru Mochizuki melempar bola saat berlangsungnya laga persahabatan melawan Timnas putri Singapura di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Selasa (28/5/2024). ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/Spt. b
Medan (ANTARA) - Pelatih timnas putri Indonesia Satoru Mochizuki telah mengantongi dua pemain potensial yang ia temukan pada cabang olahraga sepak bola putri di Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumut 2024.
Cabang olahraga yang baru bergulir selama dua edisi ini baru saja melahirkan juara baru yaitu Jawa Barat (Jabar) setelah pada laga final mengalahkan Jakarta dengan skor 3-0 di Stadion Mini Pancing, Deli Serdang, Sabtu (14/9).
Tiga gol Jabar yang pada edisi di Papua meraih perak, dicetak oleh Risdillah Siti Nurrohmah pada menit ke-39 dan ke-50 serta satu gol penalti Helsya Maisyaroh pada menit ke-82.
Hal ini disampaikan Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir setelah ia menyaksikan laga final sepak bola putri yang dimenangkan Jabar.
"Beliau (Coach Mochi) melihat ada dua pemain, kalau nggak salah laporan dari Bu Vivin (Sekjen PSSI), beliau melihat pemain potensial," kata Erick.
Pria yang juga menjabat sebagai Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu tak merinci siapa nama yang dimaksud Mochizuki karena yang tahu itu hanyalah pelatih asal Jepang itu sendiri.
Dua pemain itu, yang pasti adalah pemain di luar pemain timnas yang juga turut ambil bagian pada PON kali ini.
Meski demikian, meski timnas putri akan mendapatkan dua calon pemain baru, Erick mengatakan jika ditotal, jumlah basis data pemain Garuda Pertiwi masih jauh dari kata cukup.
"Kalau bisa kan, yang selalu saya bilang, 150 database. Kalau yang perempuan, kalau sudah ada 50 aja sudah bagus. Jadi sekarang sudah ada 23-30," paparnya.
Sementara itu, Ketum Komite Olahraga Nasional (KONI) Pusat Marciano Norman berharap adanya PON 2024 dapat melahirkan talenta-talenta daerah yang nantinya dapat menjadi bagian penting tim nasional, dalam hal ini adalah untuk sepak bola putri.
"Saya berharap pekan olahraga nasional ini akan melahirkan atlet-atlet yang punya talenta, yang bisa mengisi tim nasional Indonesia. Saya berharap seluruh atlet di tim nas Indonesia itu adalah mereka yang pernah membawa nama baik daerahnya pada pekan olahraga nasional," kata Marciano dalam kesempatan yang sama.
Cabang olahraga yang baru bergulir selama dua edisi ini baru saja melahirkan juara baru yaitu Jawa Barat (Jabar) setelah pada laga final mengalahkan Jakarta dengan skor 3-0 di Stadion Mini Pancing, Deli Serdang, Sabtu (14/9).
Tiga gol Jabar yang pada edisi di Papua meraih perak, dicetak oleh Risdillah Siti Nurrohmah pada menit ke-39 dan ke-50 serta satu gol penalti Helsya Maisyaroh pada menit ke-82.
Hal ini disampaikan Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir setelah ia menyaksikan laga final sepak bola putri yang dimenangkan Jabar.
"Beliau (Coach Mochi) melihat ada dua pemain, kalau nggak salah laporan dari Bu Vivin (Sekjen PSSI), beliau melihat pemain potensial," kata Erick.
Pria yang juga menjabat sebagai Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu tak merinci siapa nama yang dimaksud Mochizuki karena yang tahu itu hanyalah pelatih asal Jepang itu sendiri.
Dua pemain itu, yang pasti adalah pemain di luar pemain timnas yang juga turut ambil bagian pada PON kali ini.
Meski demikian, meski timnas putri akan mendapatkan dua calon pemain baru, Erick mengatakan jika ditotal, jumlah basis data pemain Garuda Pertiwi masih jauh dari kata cukup.
"Kalau bisa kan, yang selalu saya bilang, 150 database. Kalau yang perempuan, kalau sudah ada 50 aja sudah bagus. Jadi sekarang sudah ada 23-30," paparnya.
Sementara itu, Ketum Komite Olahraga Nasional (KONI) Pusat Marciano Norman berharap adanya PON 2024 dapat melahirkan talenta-talenta daerah yang nantinya dapat menjadi bagian penting tim nasional, dalam hal ini adalah untuk sepak bola putri.
"Saya berharap pekan olahraga nasional ini akan melahirkan atlet-atlet yang punya talenta, yang bisa mengisi tim nasional Indonesia. Saya berharap seluruh atlet di tim nas Indonesia itu adalah mereka yang pernah membawa nama baik daerahnya pada pekan olahraga nasional," kata Marciano dalam kesempatan yang sama.
Pewarta : Zaro Ezza Syachniar
Editor : Redaktur Makassar
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kualifikasi Piala Asia Putri 2026, Kesempatan Garuda Pertiwi pesta gol kontra Pakistan
02 July 2025 6:06 WIB
PSSI tak naturalisasi pesepak bola putri Djenna de Jong karena tidak direkomendasi pelatih
24 April 2025 6:14 WIB
Piala AFF Putri 2024 - Pelatih timnas putri Satoru Mochizuki waspadai kualitas Kamboja di final
05 December 2024 6:01 WIB, 2024
Claudia: Indonesia melakukan segalanya untuk juara Piala AFF Putri 2024
03 December 2024 20:03 WIB, 2024
Pelatih sepakbola timnas putri Indonesia targetkan dua hal saat melawan ADO Den Haag
23 October 2024 15:22 WIB, 2024
Satoru Mochizuki mengaku senang timnas putri Indonesia menang telak 5-1 atas Singapura
29 May 2024 6:44 WIB, 2024
Terpopuler - Cabang Olahraga
Lihat Juga
Cedera achilles, Hugo Ekitike dipastikan absen bela Prancis di Piala Dunia 2026
16 April 2026 5:43 WIB
Liga Champions, Lamine Yamal pastikan Barcelona akan berjuang sampai akhir di markas Atletico Madrid
14 April 2026 8:22 WIB
Liga Champions, Szoboszlai sangat percaya Liverpool akan "comeback" lawan PSG di Anfield
14 April 2026 8:19 WIB
Sinner raih gelar Monte-Carlo dan rebut posisi No.1 dunia usai kalahkan Alcaraz
13 April 2026 8:18 WIB