Kemenag Sulbar meminta lulusan STIT jadi penggerak ekonomi
Selasa, 8 Oktober 2024 1:37 WIB
Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) meminta agar lulusan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al-Chaeriyah Kabupaten Mamuju menjadi penggerak pembangunan ekonomi daerah Sulbar, Senin (07/10/2024). ANTARA/HO-Humas Kemenag Sulbar
Mamuju (ANTARA) - Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) meminta agar lulusan
Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al-Chaeriyah Kabupaten Mamuju menjadi penggerak pembangunan ekonomi daerah Sulbar.
"Lulusan STIT Al-Chaeriyah Kabupaten Mamuju sebanyak 80 orang yang telah meraih gelar sarjana, hendaknya bisa menjadi penggerak ekonomi masyarakat, untuk kemajuan pembangunan daerah," kata Kepala Kanwil Kemenag Sulbar, Adnan Nota, di Mamuju, Senin.
Ia mengatakan, selain membangun ekonomi, lulusan STIT juga diminta membangun aspek sosial, budaya dan khususnya aspek keagamaan di Sulbar.
Menurut dia, alumni STIT Mamuju, diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat sehingga harus mendukung dan berkontribusi bagi meningkatnya pembangunan.
"Dunia kampus adalah dunia literasi, dunia kampus sangat berkesan, karena dipenuhi ilmu akademis yang diperoleh harus bermanfaat bagi masyarakat, namun tetap harus diimbangi dengan ilmu agama," katanya.
Ia meminta, agar lulusan STIT mengilhami ajaran Ahlusunnah Waljamaah (Aswaja) sebagai ilmu agama dalam melakukan pengabdian ke masyarakat.
"Ajaran Aswaja tersebut diantaranya memiliki sikap menghargai keberagamaan, bersikap toleran kemudian bersikap seimbang, serta moderat dan juga berlaku adil," katanya.
Ia menyampaikan, dengan menjalankan ajaran tersebut, maka akan menjamin kesinambungan hidup sebagai bangsa dan akan mampu menjaga persatuan dan kesatuan bangsa serta menjaga sikap pluralisme karena bangsa ini memiliki agama, suku dan kebudayaan yang berbeda-beda.
Ia juga berharap, agar lulusan STIT dapat terus menimba dan memperkaya ilmu hingga akhir hayat, sesuai pesan Rasulullah SAW yakni tuntutlah ilmu sejak dari buaian sampai liang lahat.
Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al-Chaeriyah Kabupaten Mamuju menjadi penggerak pembangunan ekonomi daerah Sulbar.
"Lulusan STIT Al-Chaeriyah Kabupaten Mamuju sebanyak 80 orang yang telah meraih gelar sarjana, hendaknya bisa menjadi penggerak ekonomi masyarakat, untuk kemajuan pembangunan daerah," kata Kepala Kanwil Kemenag Sulbar, Adnan Nota, di Mamuju, Senin.
Ia mengatakan, selain membangun ekonomi, lulusan STIT juga diminta membangun aspek sosial, budaya dan khususnya aspek keagamaan di Sulbar.
Menurut dia, alumni STIT Mamuju, diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat sehingga harus mendukung dan berkontribusi bagi meningkatnya pembangunan.
"Dunia kampus adalah dunia literasi, dunia kampus sangat berkesan, karena dipenuhi ilmu akademis yang diperoleh harus bermanfaat bagi masyarakat, namun tetap harus diimbangi dengan ilmu agama," katanya.
Ia meminta, agar lulusan STIT mengilhami ajaran Ahlusunnah Waljamaah (Aswaja) sebagai ilmu agama dalam melakukan pengabdian ke masyarakat.
"Ajaran Aswaja tersebut diantaranya memiliki sikap menghargai keberagamaan, bersikap toleran kemudian bersikap seimbang, serta moderat dan juga berlaku adil," katanya.
Ia menyampaikan, dengan menjalankan ajaran tersebut, maka akan menjamin kesinambungan hidup sebagai bangsa dan akan mampu menjaga persatuan dan kesatuan bangsa serta menjaga sikap pluralisme karena bangsa ini memiliki agama, suku dan kebudayaan yang berbeda-beda.
Ia juga berharap, agar lulusan STIT dapat terus menimba dan memperkaya ilmu hingga akhir hayat, sesuai pesan Rasulullah SAW yakni tuntutlah ilmu sejak dari buaian sampai liang lahat.
Pewarta : M.Faisal Hanapi
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Menhut: Lestarikan keanekaragaman hayati dan kerajaan kupu-kupu TN Bantimurung Bulusaraung
28 January 2026 19:50 WIB
Munafri perkuat mobilitas perkotaan inklusif melalui Forum Indonesia on the Move
28 January 2026 17:13 WIB
Pemkot Makassar dan Balai Cipta Karya bahas hibah alat deteksi air JICA Jepang
28 January 2026 5:19 WIB
Lindungi karya dosen dan mahasiswa, Kemenkum Sulbar - Universitas Tomakaka bentuk Sentra KI
27 January 2026 18:21 WIB
Pemprov Sulsel serahkan santunan kepada keluarga Farhan korban kecelakaan ATR 42-500
27 January 2026 15:08 WIB
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Menhut: Lestarikan keanekaragaman hayati dan kerajaan kupu-kupu TN Bantimurung Bulusaraung
28 January 2026 19:50 WIB
Munafri perkuat mobilitas perkotaan inklusif melalui Forum Indonesia on the Move
28 January 2026 17:13 WIB
Pemkot Makassar dan Balai Cipta Karya bahas hibah alat deteksi air JICA Jepang
28 January 2026 5:19 WIB
Lindungi karya dosen dan mahasiswa, Kemenkum Sulbar - Universitas Tomakaka bentuk Sentra KI
27 January 2026 18:21 WIB
Pemprov Sulsel serahkan santunan kepada keluarga Farhan korban kecelakaan ATR 42-500
27 January 2026 15:08 WIB