Jakarta (ANTARA) - Komisi IX DPR RI mendukung penuh tiga program percepatan (quick win) di bidang kesehatan, mulai dari skrining kesehatan, pembangunan rumah sakit di daerah-daerah, serta penanganan tuberkulosis dari pemerintahan baru.
"Kami mendukung penuh program quick win dan melaksanakannya harus secara optimal," kata anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani dalam Rapat Kerja Komisi IX DPR bersama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis.
Meskipun begitu, ujar Irma, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan harus tetap memprioritaskan program-program kesehatan, selain program quick win.
"Kami mengingatkan Kementerian Kesehatan untuk tidak lupa tetap memprioritaskan program-program kesehatan prioritas nasional dan prioritas bidang yang telah disepakati tahun 2025," kata dia.
Irma mencontohkan program yang tidak kalah penting untuk dijalankan oleh Kementerian Kesehatan adalah program penanganan penyakit tidak menular dan penyakit menular, seperti demam berdarah dengeu (DBD).
Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi mengatakan bahwa di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto, pihaknya mengejar tiga program percepatan (quick win), yakni skrining kesehatan, pembangunan RS di daerah-daerah, serta penanganan tuberkulosis.
Budi menyebutkan bahwa yang terpenting bagi Kemenkes adalah menjaga agar masyarakat tetap sehat, bukan hanya mengobati orang sakit. Dengan demikian, tindakan promotif dan preventif seperti skrining yang rutin jauh lebih penting dibandingkan kuratif.
"Kita harus ngurus puskesmas, posyandu, bukan hanya ngurus rumah sakit-rumah sakit sakit. Semua tenaga kesehatan, bidan, perawat, dokter-dokter umum yang di puskesmas harus mendapat perhatian yang lebih banyak," katanya.
Hal itu, kata Budi, karena tenaga kesehatan puskesmas dan posyandu adalah yang tugasnya menjaga agar masyarakat tidak sakit.
Program yang kedua, kata dia, adalah membangun RS-RS terutama di daerah tertinggal, terluar, dan kepulauan agar masyarakat di sana bisa mendapatkan akses kesehatan yang sama dengan masyarakat di perkotaan.
Terkait hal ini, pihaknya mengidentifikasi 40 wilayah dimana pembangunan rumah sakit perlu disegerakan.
"Yang ketiga,saya titip supaya tuberkulosis ditangani dengan lebih cepat. Ini penyakit menular yang kematiannya paling banyak di dunia. Jauh di atas COVID-19. Itu sudah 1 miliar orang meninggal sejak 100 tahun yang lalu. Dan penyakit ini kan enggak hilang-hilang di Indonesia," katanya.
Budi menargetkan pada 2028 akhir, vaksin TBC sudah selesai, dan 2029 sudah bisa disediakan untuk publik.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Komisi IX DPR dukung penuh program "quick win" kesehatan
Komisi IX DPR mendukung penuh program "quick win" kesehatan
Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani dalam Rapat Kerja Komisi IX DPR bersama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (31/10/2024). ANTARA/Tri Meilani Ameliya.
Pewarta : Tri Meilani Ameliya
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Menko PMK minta pejabat berkolaborasi sukseskan "quick win" Presiden
14 January 2025 18:44 WIB, 2025
Quick Count LSI Denny JA: ASR-Hugua unggul 52,45 persen di Pilkada Sultra
27 November 2024 17:27 WIB, 2024
Pilpres 2024 - Suara Prabowo-Gibran capai 57,46 persen berdasarkan hitung cepat KPU
17 February 2024 11:52 WIB, 2024
Golkar runner-up hitung cepat Pemilu 2024, pengamat nilai ada efek Ridwan Kamil
17 February 2024 8:10 WIB, 2024
Pilpres 2024 - KPU Sulsel imbau masyarakat tunggu hasil resmi penghitungan suara
14 February 2024 21:16 WIB, 2024
Pilpres 2024 - Capres Prabowo rencanakan pidato di Istora malam ini usai unggul hitung cepat
14 February 2024 18:00 WIB, 2024
Pilpres 2024 - TPN tunggu hasil resmi hitung manual KPU terkait hitung cepat
14 February 2024 17:36 WIB, 2024
Pilpres 2024 - Capres Anies ajak semua pihak kasih waktu bagi KPU untuk bekerja
14 February 2024 17:18 WIB, 2024
Pilpres 2024 - Populi Center: Prabowo-Gibran dapat 60,67 persen dalam hitung cepat
14 February 2024 15:43 WIB, 2024
Terpopuler - Politik
Lihat Juga
KSAD: Presiden Prabowo ingatkan pimpinan beri "reward" kepada prajurit berprestasi
10 February 2026 5:03 WIB
Angela Tanoesoedibjo dijadwalkan lantik mantan Sekda jadi Ketua Perindo Sulsel
04 February 2026 19:12 WIB