Walikota Minta Kepsek Lebih Inisiatif dan Inovatif
Jumat, 29 Agustus 2014 21:59 WIB
Makassar (ANTARA Sulsel) - Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto meminta kepada kepala sekolah dan guru untuk lebih inisiatif dan inovatif dalam mendorong minat siswanya untuk pengembangan inteligensi serta kebersihannya.
"Kepsek dan guru-guru di sekolah itu punya peran yang cukup besar juga dalam pembentukan sikap anak-anak, juga pengembangan inteligensinya serta kesadarannya dalam hal lingkungan," ujarnya di Makassar, Jumat.
Ia mengatakan, program yang sedang dicanangkannya ini yakni Gerakan Masyarakat Makassar Tidak Rantasa/jorok (Gemar MTR) adalah pintu segala-galanya dalam menciptakan kota dunia, kota nyaman yang di dalamnya terdapat manusia-manusia sadar lingkungan.
Untuk program yang dicanangkannya itu, dirinya sangat berharap besar kepada seluruh anak-anak sekolah untuk menjadi pionir dalam pembangunan bangsa yang tidak mengenyampingkan lingkungannya.
"Zaman akan berganti dan generasi juga pasti berganti. Semua orang tua mengharapkan anak-anaknya akan menjadi pionir dalam hal kebaikan termasuk kebersihan lingkungan," katanya.
Danny berharap, seluruh kepala sekolah dan guru selalu punya inisiatif dan inovasi karena tanpa harus ada perintah dari Dinas Pendidikan ataupun wali kota dan wakil wali kota, harusnya ada terobosan-terobosan yang dilakukan di sekolah.
"Apa yang dilakukan ini gerakan moral dan akhlak karena mengandung nilai positif. Ini adalah riil edukasi, yang nyata untuk anak-anak kita. Saya yakin jika kita tetap bersama-sama secara konsiten dan lebih inovatif," katanya.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Makassar, Mahmud BM mengatakan sebanyak 300 ribu siswa TK, SD, SMP, SMA/SMK melakukan gerakan aku dan sekolahku tidak rantasa.
"Mulai hari ini dan dilanjutkan bulan depan pada setiap tanggal 9, jam 9, dilakukan kerja bakti massal dengan melakukan LISA (lihat sampah ambil) di seputar sekolahnnya masing-masing," kata Mahmud pada peluncuran program tersebut.
Sementara Ramdhan Danny Pomanto dalam sambutannya merasa bangga kepada seluruh siswa di Kota Makassar yang telah ikut berpartisipasi dalam gerakan tersebut.
Pasangan Syamsu Rizal ini mengatakan Makassarta Tidak Rantasa disingkat MTR adalah gerakan satu kota. Tetapi melalui gerakan aku dan sekolahku tidak rantasa akan semakin membumikan dan menyadarkan masyarakat.
"Untuk meraih efek yang lama, maka tidak ada jalan lain, kecuali masuk di pendidikan. Karena anak-anak inilah yang menjadi pionir-pionir kebersihan, sehingga diharapkan untuk memberikan edukasi dan contoh di lingkungan rumahnya dan keluargaya," ujar Danny.
Peluncuran aku dan sekolahku tidak rantasa, kata perancang anjungan pantai losari itu, mengandung suatu ideologi yang kuat bagi anak dan akan membekas bagi mereka hingga besar. Bahwa hidup bersiih itu bagian dari kehidupan sehari-hari, lanjut Danny, dan sebagai warga Makassar yang mempunyai semangat untuk tidak rantasa (jorok).
"Mereka bagian paling penting dari proses itu, dan akan meberikan akar yang kuat, karena persoalan budaya harus mulai dari orang, dan untuk membentuk budaya baru paling baik adalah ditanamkan ke anak kecil," katanya. Kaswir
"Kepsek dan guru-guru di sekolah itu punya peran yang cukup besar juga dalam pembentukan sikap anak-anak, juga pengembangan inteligensinya serta kesadarannya dalam hal lingkungan," ujarnya di Makassar, Jumat.
Ia mengatakan, program yang sedang dicanangkannya ini yakni Gerakan Masyarakat Makassar Tidak Rantasa/jorok (Gemar MTR) adalah pintu segala-galanya dalam menciptakan kota dunia, kota nyaman yang di dalamnya terdapat manusia-manusia sadar lingkungan.
Untuk program yang dicanangkannya itu, dirinya sangat berharap besar kepada seluruh anak-anak sekolah untuk menjadi pionir dalam pembangunan bangsa yang tidak mengenyampingkan lingkungannya.
"Zaman akan berganti dan generasi juga pasti berganti. Semua orang tua mengharapkan anak-anaknya akan menjadi pionir dalam hal kebaikan termasuk kebersihan lingkungan," katanya.
Danny berharap, seluruh kepala sekolah dan guru selalu punya inisiatif dan inovasi karena tanpa harus ada perintah dari Dinas Pendidikan ataupun wali kota dan wakil wali kota, harusnya ada terobosan-terobosan yang dilakukan di sekolah.
"Apa yang dilakukan ini gerakan moral dan akhlak karena mengandung nilai positif. Ini adalah riil edukasi, yang nyata untuk anak-anak kita. Saya yakin jika kita tetap bersama-sama secara konsiten dan lebih inovatif," katanya.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Makassar, Mahmud BM mengatakan sebanyak 300 ribu siswa TK, SD, SMP, SMA/SMK melakukan gerakan aku dan sekolahku tidak rantasa.
"Mulai hari ini dan dilanjutkan bulan depan pada setiap tanggal 9, jam 9, dilakukan kerja bakti massal dengan melakukan LISA (lihat sampah ambil) di seputar sekolahnnya masing-masing," kata Mahmud pada peluncuran program tersebut.
Sementara Ramdhan Danny Pomanto dalam sambutannya merasa bangga kepada seluruh siswa di Kota Makassar yang telah ikut berpartisipasi dalam gerakan tersebut.
Pasangan Syamsu Rizal ini mengatakan Makassarta Tidak Rantasa disingkat MTR adalah gerakan satu kota. Tetapi melalui gerakan aku dan sekolahku tidak rantasa akan semakin membumikan dan menyadarkan masyarakat.
"Untuk meraih efek yang lama, maka tidak ada jalan lain, kecuali masuk di pendidikan. Karena anak-anak inilah yang menjadi pionir-pionir kebersihan, sehingga diharapkan untuk memberikan edukasi dan contoh di lingkungan rumahnya dan keluargaya," ujar Danny.
Peluncuran aku dan sekolahku tidak rantasa, kata perancang anjungan pantai losari itu, mengandung suatu ideologi yang kuat bagi anak dan akan membekas bagi mereka hingga besar. Bahwa hidup bersiih itu bagian dari kehidupan sehari-hari, lanjut Danny, dan sebagai warga Makassar yang mempunyai semangat untuk tidak rantasa (jorok).
"Mereka bagian paling penting dari proses itu, dan akan meberikan akar yang kuat, karena persoalan budaya harus mulai dari orang, dan untuk membentuk budaya baru paling baik adalah ditanamkan ke anak kecil," katanya. Kaswir
Pewarta : Muh Hasanuddin
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Walikota Makassar bersama Dubes Kuwait bahas potensi kerja sama lintas sektor
06 December 2025 6:28 WIB
3.500 pelari di Makassar dan sekitarnya meriahkan Milo Activ Indonesia Race
27 April 2025 21:01 WIB, 2025
Pj Gubernur Sulsel tekankan pentingnya pembangunan pendidikan di Parepare
19 June 2024 13:07 WIB, 2024
Pj Gubernur Sulsel dan Wali Kota Makassar tinjau GPM di sejumlah lokasi
17 March 2024 16:31 WIB, 2024
17 armada Kapal Perang Asing berlabuh di Laut Makassar meriahkan MNEK 2023
05 June 2023 20:59 WIB, 2023
Terpopuler - Politik
Lihat Juga
Bawaslu : 443 ASN terlapor terkait netralitas tahapan pemilu dan pilkada di Sulsel
01 September 2026 5:13 WIB
Ketahanan nasional di era disrupsi, HIMAPEM FISIP Unhas dorong kolaborasi lintas sektor
28 August 2026 8:52 WIB