Pendaftar Kurban Berserikat Menurun di Masjid Al-Markaz
Senin, 29 September 2014 17:57 WIB
Makassar (ANTARA Sulsel) - Pendaftar untuk kurban berserikat (sapi) jumlahnya menurun di Masjid Al-Markaz Al-Islami yakni baru tercatat 15 kelompok pada H-6 Hari Raya Idul Adha 1435 Hijriah.
"Hingga saat ini baru ada 15 kelompok pendaftar, masing-masing kelompok berjumlah tujuh orang untuk kurban satu ekor sapi yang bobotnya rata-rata 70 - 80 kilogram," kata Panitia Kurban H Abd Aris Hamid di Masjid AL-Markaz Al-Islami, Makassar, Senin.
Menurut dia, apabila dibandingkan dengan jumlah pendaftar yang akan berkurban pada periode yang sama tahun lalu, sudah mencapai lebih 25 kelompok.
Sementara pendaftar untuk kurban perorangan dengan seekor kambing, diakui juga baru tercatat satu orang. Adapun harga seekor kambing dipatok Rp1,75 juta per ekor. Sedang untuk seekor sapi Rp8,75 juta dengan pembagian pembayaran per orang adalah Rp1,25 juta.
"Untuk korban berserikat (kelompok) itu per kelompok sebanyak tujuh orang bergabung membeli seekor sapi dewasa yang sehat dan dinyatakan layak konsumsi," katanya.
Berkaitan dengan hal tersebut, lanjut dia, semua hewan kurban baik berupa sapi maupun kambing dijamin memiliki dokumen resmi dari pihak Dinas Peternakan dan Dinas Kesehatan setempat.
Dengan demikian, pihak panitia juga tidak ragu untuk mengelola dan mendistribusikan daging kurban kepada yang layak menerima seperti fakir, miskin dan anak yatim piatu.
Sementara mengenai pengadaan hewan kurban itu, Abd Aris mengatakan, sebagian besar dari luar Kota Makassar, diantaranya Kabupaten Maros dan Gowa yang merupakan daerah tetangga Kota Makassar. FC Kuen
"Hingga saat ini baru ada 15 kelompok pendaftar, masing-masing kelompok berjumlah tujuh orang untuk kurban satu ekor sapi yang bobotnya rata-rata 70 - 80 kilogram," kata Panitia Kurban H Abd Aris Hamid di Masjid AL-Markaz Al-Islami, Makassar, Senin.
Menurut dia, apabila dibandingkan dengan jumlah pendaftar yang akan berkurban pada periode yang sama tahun lalu, sudah mencapai lebih 25 kelompok.
Sementara pendaftar untuk kurban perorangan dengan seekor kambing, diakui juga baru tercatat satu orang. Adapun harga seekor kambing dipatok Rp1,75 juta per ekor. Sedang untuk seekor sapi Rp8,75 juta dengan pembagian pembayaran per orang adalah Rp1,25 juta.
"Untuk korban berserikat (kelompok) itu per kelompok sebanyak tujuh orang bergabung membeli seekor sapi dewasa yang sehat dan dinyatakan layak konsumsi," katanya.
Berkaitan dengan hal tersebut, lanjut dia, semua hewan kurban baik berupa sapi maupun kambing dijamin memiliki dokumen resmi dari pihak Dinas Peternakan dan Dinas Kesehatan setempat.
Dengan demikian, pihak panitia juga tidak ragu untuk mengelola dan mendistribusikan daging kurban kepada yang layak menerima seperti fakir, miskin dan anak yatim piatu.
Sementara mengenai pengadaan hewan kurban itu, Abd Aris mengatakan, sebagian besar dari luar Kota Makassar, diantaranya Kabupaten Maros dan Gowa yang merupakan daerah tetangga Kota Makassar. FC Kuen
Pewarta : Suriani Mappong
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Panitia MTQ Korpri Nasional 2026 menyiapkan 12 lomba di Makassar dan Pangkep
15 February 2026 22:49 WIB
Pemkot Makassar imbau spirit perjuangan Gaza jadi inspirasi ASN berkinerja
15 February 2026 12:48 WIB
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Pemkot Makassar imbau spirit perjuangan Gaza jadi inspirasi ASN berkinerja
15 February 2026 12:48 WIB