Fasilitator Minta Jokowi Lanjutkan Program PNPM-MP
Jumat, 7 November 2014 23:44 WIB
Mamuju (ANTARA Sulbar) - Pelaku fasilitator Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan meminta Presiden-Wakil Presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla melanjutkan program PNPM-MP karena telah membawa kemajuan di Provinsi Sulawesi Barat.
Fasilitator PNPM-MP Kecamatan Kalukku, Ali Sunar, di Mamuju, Jumat, mengatakan, program PNPM-MP dirasakan masyarakat telah membawa kemajuan karena membantu masyarakat meningkatkan ekonominya khususnya di wilayah pedesaan dan daerah terpencil.
Ia mengatakan, fasilitas publik seperti sekolah, sarana pelayanan kesehatan, jalan tani, jembatan untuk memudahkan arus ekonomi dan distribusi hasil pertanian masyarakat telah dibangun melalui PNPM-MP.
Selain itu juga telah membuat masyarakat terberdayakan karena telah membuat mereka bekerja dan berusaha melakukan peningkatan kesejahteraannya dengan memulai usaha melalui sentuhan PNPM-MP.
Oleh karena itu ia berharap program PNPM-MP yang telah usai pada 2014 dapat dilanjutkan pada 2015 untuk menekan kemiskinan yang ada di Sulbar.
Kepala Bidang Usaha Ekonomi dan Keluarga Badan Pengembangan Masyarakat Desa (BPMD) Provinsi Sulbar Yasin juga mengatakan, Program PNPM-MP yang berakhir pada 2014 sebaiknya dilanjutkan pada masa pemerintahan Presiden Jokowi karena program ini telah mengatasi kemiskinan di Sulbar.
Ia mengatakan program PNPM-MP dianggap telah menekan kemiskinan Sulbar pada 2006 mencapai 20 persen turun menjadi 12 persen pada 2013.
"PNPM-MP dianggap telah mengatasi kemiskinan masyarakat pedesaan Sulbar karena telah membuat angka kemiskinan masyarakat yang mayoritas di desa menjadi berkurang, dengan dibangunnya sejumlah infrastruktur pendukung ekonomi yang ada di desa," katanya.
Ia mengatakan, bantuan dana bergulir yang selama digelontorkan melalui PNPM-MP juga dirasakan telah membuat mayoritas perempuan miskin di Sulbar sudah bekerja karena dukungan modalnya tersedia melalui PNPM-MP.
ehingga ia berharap program PNPM-MP tersebut terus dilanjutkan meskipun dalam bentuk program lain yang menyentuh masyarakat bawah dengan meningkatkan ekonominya agar dapat semakin ditekan kemiskinan Sulbar.
"Telah ada dana program kehidupan berkelanjutan yang disediakan pemerintah pusat untuk menyentuh lansung penanggulangan kemiskinan masyarakat, meskipun itu bukan untuk program PNPM-MP, tetapi pemerintah di Sulbar berharap program yang menyerupai PNPM-MP dapat dijalankan kembali di Sulbar untuk menekan angka kemiskinan," katanya. H Wahyudono
Fasilitator PNPM-MP Kecamatan Kalukku, Ali Sunar, di Mamuju, Jumat, mengatakan, program PNPM-MP dirasakan masyarakat telah membawa kemajuan karena membantu masyarakat meningkatkan ekonominya khususnya di wilayah pedesaan dan daerah terpencil.
Ia mengatakan, fasilitas publik seperti sekolah, sarana pelayanan kesehatan, jalan tani, jembatan untuk memudahkan arus ekonomi dan distribusi hasil pertanian masyarakat telah dibangun melalui PNPM-MP.
Selain itu juga telah membuat masyarakat terberdayakan karena telah membuat mereka bekerja dan berusaha melakukan peningkatan kesejahteraannya dengan memulai usaha melalui sentuhan PNPM-MP.
Oleh karena itu ia berharap program PNPM-MP yang telah usai pada 2014 dapat dilanjutkan pada 2015 untuk menekan kemiskinan yang ada di Sulbar.
Kepala Bidang Usaha Ekonomi dan Keluarga Badan Pengembangan Masyarakat Desa (BPMD) Provinsi Sulbar Yasin juga mengatakan, Program PNPM-MP yang berakhir pada 2014 sebaiknya dilanjutkan pada masa pemerintahan Presiden Jokowi karena program ini telah mengatasi kemiskinan di Sulbar.
Ia mengatakan program PNPM-MP dianggap telah menekan kemiskinan Sulbar pada 2006 mencapai 20 persen turun menjadi 12 persen pada 2013.
"PNPM-MP dianggap telah mengatasi kemiskinan masyarakat pedesaan Sulbar karena telah membuat angka kemiskinan masyarakat yang mayoritas di desa menjadi berkurang, dengan dibangunnya sejumlah infrastruktur pendukung ekonomi yang ada di desa," katanya.
Ia mengatakan, bantuan dana bergulir yang selama digelontorkan melalui PNPM-MP juga dirasakan telah membuat mayoritas perempuan miskin di Sulbar sudah bekerja karena dukungan modalnya tersedia melalui PNPM-MP.
ehingga ia berharap program PNPM-MP tersebut terus dilanjutkan meskipun dalam bentuk program lain yang menyentuh masyarakat bawah dengan meningkatkan ekonominya agar dapat semakin ditekan kemiskinan Sulbar.
"Telah ada dana program kehidupan berkelanjutan yang disediakan pemerintah pusat untuk menyentuh lansung penanggulangan kemiskinan masyarakat, meskipun itu bukan untuk program PNPM-MP, tetapi pemerintah di Sulbar berharap program yang menyerupai PNPM-MP dapat dijalankan kembali di Sulbar untuk menekan angka kemiskinan," katanya. H Wahyudono
Pewarta : M Faisal Hanapi
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kalla bersama Jenewa Institute latih warga pulau buat MP ASI cegah stunting
16 November 2021 13:08 WIB, 2021
Harga MP player 0inyak tergelincir dipicu kekhawatiran permintaan dan penguatan dolar
08 September 2021 6:25 WIB, 2021
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Pesawat Smart Air mendarat darurat di pantai Nabire, semua penumpang selamat
27 January 2026 15:12 WIB