Jakarta (ANTARA) - Pembalap Ducati Lenovo Francesco "Pecco" Bagnaia puas pada performanya dalam Grand Prix Belanda di Sirkuit Assen, Minggu malam WIB, setelah finis ketiga di belakang rekan satu tim Marc Marquez dan pembalap Aprilia Racing Marco Bezzecchi.
Pembalap asal Italia itu mengklaim diri tampil solid dan bisa bersaing dalam memperebutkan gelar juara.
"Di sini, untuk pertama kalinya, saya merasa mendapatkan peluang untuk memenangkan lomba," kata Pecco dalam laman Ducati pada Senin.
Tapi podium ketiga di sirkuit ini membuat Pecco gagal mengulang sukses musim sebelumnya ketika dia malah menjuarainya.
Juara dunia dua kali itu sempat memimpin balapan sampai lima lap pertama.
Tapi dia gagal mempertahankan posisi terdepan setelah kerap kehilangan keseimbangan yang membuat catatan waktunya disalip oleh Marquez dan Bezzecchi.
Pecco mengungkapkan ada masalah yang sama pada motor Desmosideci GP25, yakni keseimbangan.
"Hari ini ketika saya sudah mendapatkan keseimbangan, itu terasa lambat. Saya mencatatkan waktu yang cukup cepat, tapi tak bisa mengejar pembalap lain," kata Pecco.
Pecco berharap kendala yang dialaminya sejak awal musim ini bisa segera terselesaikan mengingat dia masih berpeluang besar bersaing meniadi juara dunia dengan Marquez.
Pecco puas pada performa di MotoGP Belanda meski finis ketiga
Senin, 30 Juni 2025 12:46 WIB
Pembalap Ducati Lenovo Francesco "Pecco" Bagnaia meminta maaf kepada para penggemar karena tampil mengecewakan di sprint race grand prix Italia di Sirkuit Mugello, Sabtu (21/6/2025). motogp.com/pri. (motogp.com)
Pewarta : Fajar Satriyo
Editor : Daniel
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Francesco Bagnaia yakin dirinya bisa lebih kompetitif di Sirkuit Misano Italia
13 September 2025 6:25 WIB
Pecco minta maaf tampil mengecewakan pada sprint race di Mugello MotoGP Italia
22 June 2025 6:28 WIB
Bagnaia: Jika tak kompetitif di Mugello berarti sinyal bahaya dirinya di sisa musim ini
20 June 2025 15:52 WIB
Terpopuler - Cabang Olahraga
Lihat Juga
Thomas Tuchel perpanjang kontrak sebagai pelatih timnas Inggris hingga 2028
13 February 2026 5:54 WIB