Mamuju, Sulbar (ANTARA) - Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) mendorong pembangunan ekosistem hilirisasi peternakan secara terintegrasi dan tidak hanya berhenti pada penyaluran bantuan ternak semata.

"Kami mendorong agar pengembangan ternak kambing ini masuk dalam ekosistem hilirisasi, mulai dari pembibitan, penggemukan hingga pemasaran," kata Kepala Dinas TPHP Provinsi Sulbar Hamdani Hamdi, di Polewali Mandar, Senin.

Hamdani menyampaikan itu saat melakukan monitoring bantuan bibit ternak kambing yang telah didistribusikan ke kelompok penerima bantuan tahun anggaran 2025 di Kabupaten Polewali Mandar.

Setelah enam bulan penyerahan bantuan kepada masyarakat ternyata, menurut dia, telah menunjukkan progres yang signifikan. 

"Alhamdulillah, saat ini telah tercatat sebanyak 134 ekor kelahiran dan 276 ekor ternak dalam kondisi bunting. Artinya, sekitar 25 persen sudah produktif, dan angka ini akan terus bertambah seiring waktu," ujar Hamdani.

Menurut dia, capaian itu menjadi indikator keberhasilan pelaksanaan program pembangunan peternakan yang selaras dengan visi dan misi Panca Daya Provinsi Sulbar.

"Ini membuktikan bahwa program yang dilaksanakan benar-benar berjalan dengan baik. Dampaknya nyata dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi di sektor pertanian dan peternakan, sekaligus memperkuat kesejahteraan petani dan peternak," katanya menjelaskan.

Ia mengatakan dengan potensi sumber daya dan dukungan kebijakan yang ada, Sulbar sangat memungkinkan untuk memasok kebutuhan bibit ternak ke wilayah seperti Kalimantan Timur dan daerah lainnya.

"Kami optimistis Sulbar ke depan bisa menjadi daerah penyangga dan pemasok bibit kambing berkualitas, khususnya untuk mendukung kebutuhan pangan dan peternakan di wilayah Ibu Kota Nusantara dan sekitarnya," ujar Hamdani.

Sementara itu, Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas TPHP Sulbar Nur Kadar menegaskan komitmen jajarannya untuk terus mengawal keberlanjutan program bantuan ternak melalui pendampingan yang berkelanjutan.

"Kami akan terus melakukan pendampingan, monitoring dan evaluasi secara berkala agar bantuan ini benar-benar berkembang dan memberikan manfaat jangka panjang bagi peternak," kata Nur Kadar.

Program bantuan bibit ternak kambing itu kata Nur Kadar, diharapkan tidak hanya meningkatkan populasi ternak di Sulbar, tetapi juga menjadi fondasi kuat bagi terwujudnya ekonomi peternakan berbasis hilirisasi yang berkelanjutan dan berdaya saing antar-wilayah.

"Targetnya bukan hanya swasembada di Sulbar, tetapi juga menjadikan Sulbar sebagai sentra dan penyuplai bibit kambing ke provinsi tetangga," katanya.

Sedangkan Masdar, Ketua Kelompok Tani Pemuda Aribang Kabupaten Polewali Mandar, menyampaikan terima kasih kepada Pemprov Sulbar atas bantuan tersebut.

"Kami sangat bersyukur atas bantuan kambing ini. Kambingnya besar dan produktif. Saat ini sudah tujuh ekor yang melahirkan dan ekor ekor dalam kondisi bunting. Bantuan ini sangat membantu meningkatkan ekonomi kelompok kami," ujar Masdar.


Pewarta : Amirullah
Editor : Daniel
Copyright © ANTARA 2026