JK Hadiri Munas XI BKS-PTIS di UMI
Senin, 6 April 2015 9:54 WIB
Wakil Presiden HM Jusuf Kalla (ANTARA FOTO/Saptono)
Makassar (ANTARA Sulsel) - Wakil Presiden HM Jusuf Kalla (JK) menghadiri Musyawarah Nasional XI Badan Kerja sama Perguruan Tinggi Islam Swasta (BKS-PTIS) di Universitas Muslim Indonesia (UMI), Makassar.
"Kehadiran Wapres dalam Munas ini merupakan suatu kebanggaan bagi kami," kata Rektor UMI Prof Dr Masrurah di Makassar, Senin.
Dia mengatakan, peran PTS saat ini tidak kalah dengan Perguruan Tinggi (PTN) yang ada saat ini, bahkan jumlah PTS di wilayah ini mencapai 500 PTIS dari 2.000-an PTS di Indonesia.
Munas BKS-PTIS ini berlangsung 6-8 April 2015 yang bertujuan membahas berbagai permasalahan yang ada dengan menemukan solusi strategis.
Selain itu, juga jaringan PTIS harus dikembangkan untuk menghilangkan kecenderungan dikotomi PTIS yang satu dengan yang lainnya.
Dengan demikian, proses pengembangan, kerja sama dan saling belajar antara perguruan tinggi dapat terjadi secara secara lebih luas dan produktif.
"Karena itu, program BKS-PTIS memerlukan penajaman dan sekaligus pendalaman sesuai dengan kebutuhan PTIS yang tergabung di dalamnya," kata Masrurah.
Melalui Munas yang mengusung tema "Optimalisasi Peran PTIS dalam Pembangunan Bangsa" ini, lanjut dia, diharapkan akan melahirkan rumusan langkah strategis menuju perguruan tinggi Islam berstandar global.
Sementara itu, kehadiran Wapres di Makassar selain menghadiri Munas di UMI, juga diagendakan ke Universitas Hasanuddin, Makassar menghadiri acara "talk show" salah satu televisi swasta. Yuniardi
"Kehadiran Wapres dalam Munas ini merupakan suatu kebanggaan bagi kami," kata Rektor UMI Prof Dr Masrurah di Makassar, Senin.
Dia mengatakan, peran PTS saat ini tidak kalah dengan Perguruan Tinggi (PTN) yang ada saat ini, bahkan jumlah PTS di wilayah ini mencapai 500 PTIS dari 2.000-an PTS di Indonesia.
Munas BKS-PTIS ini berlangsung 6-8 April 2015 yang bertujuan membahas berbagai permasalahan yang ada dengan menemukan solusi strategis.
Selain itu, juga jaringan PTIS harus dikembangkan untuk menghilangkan kecenderungan dikotomi PTIS yang satu dengan yang lainnya.
Dengan demikian, proses pengembangan, kerja sama dan saling belajar antara perguruan tinggi dapat terjadi secara secara lebih luas dan produktif.
"Karena itu, program BKS-PTIS memerlukan penajaman dan sekaligus pendalaman sesuai dengan kebutuhan PTIS yang tergabung di dalamnya," kata Masrurah.
Melalui Munas yang mengusung tema "Optimalisasi Peran PTIS dalam Pembangunan Bangsa" ini, lanjut dia, diharapkan akan melahirkan rumusan langkah strategis menuju perguruan tinggi Islam berstandar global.
Sementara itu, kehadiran Wapres di Makassar selain menghadiri Munas di UMI, juga diagendakan ke Universitas Hasanuddin, Makassar menghadiri acara "talk show" salah satu televisi swasta. Yuniardi
Pewarta : Suriani Mappong
Editor : Daniel
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Jusuf Kalla bertolak ke London hadiri "retret" pemikiran untuk minoritas Muslim
12 January 2025 17:12 WIB, 2025
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Menhut: Lestarikan keanekaragaman hayati dan kerajaan kupu-kupu TN Bantimurung Bulusaraung
28 January 2026 19:50 WIB
Munafri perkuat mobilitas perkotaan inklusif melalui Forum Indonesia on the Move
28 January 2026 17:13 WIB
Pemkot Makassar dan Balai Cipta Karya bahas hibah alat deteksi air JICA Jepang
28 January 2026 5:19 WIB
Lindungi karya dosen dan mahasiswa, Kemenkum Sulbar - Universitas Tomakaka bentuk Sentra KI
27 January 2026 18:21 WIB
Pemprov Sulsel serahkan santunan kepada keluarga Farhan korban kecelakaan ATR 42-500
27 January 2026 15:08 WIB