Peringatan May Day di Makassar dihadiri ribuan buruh
Jumat, 1 Mei 2015 15:19 WIB
Makassar (ANTARA Sulsel) - Peringatan May Day atau Hari Buruh yang dipusatkan di lapangan Karebosi Makassar dihadiri oleh ribuan buruh beserta unsur pengusaha dan pemerintah daerah.
"Dari target 15 ribu pekerja, sementara yang hadir sekitar 70 persen dari jumlah itu, " kata Ketua Umum DPD Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) wilayah Sulsel, Sibali di sela-sela Peringatan May Day di Makassar, Jumat.
Sibali mengatakan pada dasarnya peringatan May Day yang diselengarakan dengan melibatkan unsur pengusaha dan pemerintah ini merupakan bentuk lain dalam upaya menjalin komunikasi dan sinergi antara buruh, pengusaha, dan pemerintah.
"Dalam peringatan ini terjalin kebersamaan antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah," ujarnya.
Sibali juga mengatakan bahwa sejauh ini pemerintah provinsi dan pemerintah kota telah berkomitmen untuk mewujudkan hadirnya rusunawa dan transportasi murah untuk pekerja.
"Pemprov dan pemkot sudah menyatakan komitmennya," tambahnya.
Hal yang senada diungkapkan oleh Sekretaris Jenderal Gabungan Serikat Pekerja Mandiri Indonesia (GSPMI) Wilayah Sulsel Agus Toding. Menurut Agus dalam peringatan May Day ini merupakan salah satu cara menyampaikan aspirasi pekerja.
"Melalui acara ini diharapkan terjadi hubungan yang harmonis antara serikat pekerja, pengusaha, dan pemerintah," katanya.
Meski demikian ia mengatakan tetap mendukung aksi yang dilakukan oleh organisasi buruh lain yang turun ke jalan berdemonstrasi.
"Aksi turun ke jalan harus tetap dilakukan untuk menyuarakan hak-hak pekerja," pungkasnya.
Peringatan May Day yang dipusatkan di Lapangan Karebosi ini dikemas dalam bentuk acara senam massal, pertandingan olahraga, dan panggung gembira. Acara ini dihadiri oleh perwakilan pemerintah daerah diantaranya Gubernur Sulsel, Wakil Gubernur Sulsel, Wali Kota Makassar, Kepala Dinas Tenaga Kerja Pemprov Sulsel dan Pemkot Makassar. Sementara dari pihak pengusaha diantaranya Ketua Kadin dan Ketua Apindo Sulsel. Agus Setiawan
"Dari target 15 ribu pekerja, sementara yang hadir sekitar 70 persen dari jumlah itu, " kata Ketua Umum DPD Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) wilayah Sulsel, Sibali di sela-sela Peringatan May Day di Makassar, Jumat.
Sibali mengatakan pada dasarnya peringatan May Day yang diselengarakan dengan melibatkan unsur pengusaha dan pemerintah ini merupakan bentuk lain dalam upaya menjalin komunikasi dan sinergi antara buruh, pengusaha, dan pemerintah.
"Dalam peringatan ini terjalin kebersamaan antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah," ujarnya.
Sibali juga mengatakan bahwa sejauh ini pemerintah provinsi dan pemerintah kota telah berkomitmen untuk mewujudkan hadirnya rusunawa dan transportasi murah untuk pekerja.
"Pemprov dan pemkot sudah menyatakan komitmennya," tambahnya.
Hal yang senada diungkapkan oleh Sekretaris Jenderal Gabungan Serikat Pekerja Mandiri Indonesia (GSPMI) Wilayah Sulsel Agus Toding. Menurut Agus dalam peringatan May Day ini merupakan salah satu cara menyampaikan aspirasi pekerja.
"Melalui acara ini diharapkan terjadi hubungan yang harmonis antara serikat pekerja, pengusaha, dan pemerintah," katanya.
Meski demikian ia mengatakan tetap mendukung aksi yang dilakukan oleh organisasi buruh lain yang turun ke jalan berdemonstrasi.
"Aksi turun ke jalan harus tetap dilakukan untuk menyuarakan hak-hak pekerja," pungkasnya.
Peringatan May Day yang dipusatkan di Lapangan Karebosi ini dikemas dalam bentuk acara senam massal, pertandingan olahraga, dan panggung gembira. Acara ini dihadiri oleh perwakilan pemerintah daerah diantaranya Gubernur Sulsel, Wakil Gubernur Sulsel, Wali Kota Makassar, Kepala Dinas Tenaga Kerja Pemprov Sulsel dan Pemkot Makassar. Sementara dari pihak pengusaha diantaranya Ketua Kadin dan Ketua Apindo Sulsel. Agus Setiawan
Pewarta : Nurhaya J Panga
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Arsenal jamu Brighton, Liverpool lawan Wolves pada pekan "boxing day" Liga Inggris
27 December 2025 6:36 WIB
FIFA Match Day, Pelatih Lebanon sebut laga lawan Indonesia ajang persiapan regenerasi
05 September 2025 6:37 WIB
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Optimalkan kualitas layanan, Kemenkum Sulbar siap implementasikan Aplikasi SKM
04 February 2026 17:12 WIB