LDII prakarsai ormas terlibat bela negara
Minggu, 29 November 2015 14:53 WIB
Makassar (ANTARA Sulsel) - Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) memprakarsai organisasi kemasyarakatan (ormas) untuk terlibat aktif dalam upaya bela negara.
"LDII concern dengan bela negara, karena di dalam nama LDII ada dua unsur, yaitu Indonesia dan Islam. Sedangkan Islam mengejawantahkan kita semua untuk mewujudkan Islam sebagai rahmatan lil alamin," ungkap Hidayat saat memberi sambutan dalam ramah tamah antara Pemerintah Kota Makassar dengan alumni kader bela negara LDII di kediaman pribadi Walikota Makassar, Jalan Amirullah, Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (27/11) malam.
Dalam pertemuan tersebut, Walikota Makassar Moh Ramdhan Pomanto sebagai alumnus Lemhannas turut menyampaikan materi wawasan nusantara.
Sebelumnya, Rindam VII Wirabuana melatih bela negara 170 kader LDII sejak Senin (23/11/) hingga Jumat (27/11/) pagi.
Hidayat mengatakan LDII sebagai ormas, berupaya ikut terlibat dalam bela negara.
"Pelatihan bela negara ini adalah merupakan pelatihan oleh ormas yang pertama di Indonesia," aku Hidayat yang juga Ketua LDII Sulsel ini.
Hidayat menuturkan, Islam penuh dengan kelembutan, berdakwah yang sejuk mengajak orang pada kebaikan. Bukan menjadi teroris, apalagi menjadi pengacau di suatu tempat.
Menurut Hidayat, muatan Indonesia dalam kata "Lembaga Dakwah Islam Indonesia", mengejawantahkan bahwa kita harus membela negara ini sampai titik darah penghabisan.
"LDII memberikan solusi terhadap persoalan bangsa. Dan inilah islam sebagai rahmatan lil alamin," ujarnya.
"LDII concern dengan bela negara, karena di dalam nama LDII ada dua unsur, yaitu Indonesia dan Islam. Sedangkan Islam mengejawantahkan kita semua untuk mewujudkan Islam sebagai rahmatan lil alamin," ungkap Hidayat saat memberi sambutan dalam ramah tamah antara Pemerintah Kota Makassar dengan alumni kader bela negara LDII di kediaman pribadi Walikota Makassar, Jalan Amirullah, Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (27/11) malam.
Dalam pertemuan tersebut, Walikota Makassar Moh Ramdhan Pomanto sebagai alumnus Lemhannas turut menyampaikan materi wawasan nusantara.
Sebelumnya, Rindam VII Wirabuana melatih bela negara 170 kader LDII sejak Senin (23/11/) hingga Jumat (27/11/) pagi.
Hidayat mengatakan LDII sebagai ormas, berupaya ikut terlibat dalam bela negara.
"Pelatihan bela negara ini adalah merupakan pelatihan oleh ormas yang pertama di Indonesia," aku Hidayat yang juga Ketua LDII Sulsel ini.
Hidayat menuturkan, Islam penuh dengan kelembutan, berdakwah yang sejuk mengajak orang pada kebaikan. Bukan menjadi teroris, apalagi menjadi pengacau di suatu tempat.
Menurut Hidayat, muatan Indonesia dalam kata "Lembaga Dakwah Islam Indonesia", mengejawantahkan bahwa kita harus membela negara ini sampai titik darah penghabisan.
"LDII memberikan solusi terhadap persoalan bangsa. Dan inilah islam sebagai rahmatan lil alamin," ujarnya.
Pewarta : Nurhaya J Panga
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wagub Sulsel tekankan kolaborasi dengan ormas penting guna membangun daerah
10 September 2025 12:34 WIB
Presiden Jokowi tegaskan dukungan RI terhadap Palestina tidak akan surut
07 November 2023 11:51 WIB, 2023
Ketua DPP LDII: Perlu aturan tegas untuk cegah kampanye bernuansa SARA
20 February 2022 14:05 WIB, 2022
Presiden minta organisasi keagamaan punya komitmen kebangsaan yang kuat
07 April 2021 12:02 WIB, 2021
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Kemarau panjang, Gubernur Sulsel bersama ribuan warga shalat minta hujan
08 September 2026 17:32 WIB