28 Tim bersaing di Celebes Robot Contes
Sabtu, 9 Januari 2016 13:00 WIB
Robot peserta kontes beradu kecepatan menyelesaikan tantangan saat mengikuti Celebes Robot Contest antar mahasiswa se-Indonesia Timur di Benteng Rotterdam, Makassar, Sabtu (9/1). (ANTARA FOTO/Dewi Fajriani)
Makassar (ANTARA Sulsel)- Sebanyak 28 tim saling bersaing pada ajang Celebes Robot Contest Se-Kawasan Timur Indonesia (KTI) di Benteng Fort Rotterdam, Makassar, Sulawesi Selatan, 9-10 Januari 2016.
Ketua Panitia Kontes, Rifki di Makassar, Sabtu, mengatakan 28 tim ini berasal dari berbagai kampus seperti Universitas Hasanuddin, Universitas Negeri Makassar, STIMK Dipanegara, Universitas Halu Oleo (Sulawesi Tenggara), hingga Universitas Sam Ratulangi.
"Setiap tim menampilkan dua robot ciptaanya yang terdiri dari jenis otomatis dan manual. Ajang ini juga merupakan inisiatif dari Fakultas Teknik Unhas," jelasnya.
Ia menjelaskan, kegiatan ini merupakan program tahunan dari Fakultas Teknik Unhas. Untuk tahun ini sendiri sengaja mengangkat tema yang berkaitan dengan program Pemerintah Kota Makassar terkait masalah sampaH atau kebersihan.
Ini juga sebagai bentuk kepedulian atau sumbangsih mahasiswa khususnya fakultas elektro dalam mendukung program pemerintah. Pihaknya juga mengapresiasi dukungan dari Pemkot Makassar terhadap kegiatan tersebut.
Maka dari itu, kata dia, bentuk pertandingannya sendiri tidak jauh dari masalah angkut sampat. Dua robot dari setiap tim ditugaskan melewati jalur yang telah ditentukan pihak penyelenggara. Robot yang satu yakni otomotis ditugaskan sebagai pengangkut sampah yang akan melewati jalan khusus.
Namun dalam perjalanan akan mendapatkan masalah jalan yang rusak atau bergelombang. Disinilah peran robot manual untuk memperbaiki jalan yang rusak agar robot yang satu bisa sampai ke tempat tujuan atau pembuangan sampah.
"Robot yang bisa sampai lebih cepat yang akan menjadi pemenang. Artinya kemampuan robot dalam memperbaiki jalan yang rusak memiliki peran penting untuk bisa menjuarai kontes robot ini," katanya.
Sebelum pelaksanaan kontes robot se- KTI ini, kata dia, sebelumnya juga telah dilaksanakan beberapa kegiatan termasuk seminar yang juga dihadiri Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto.
"Jumlah yang hadir dalam kegiatan tahun ini memang lebih banyak. Kami juga berharap pada pelaksanaan tahun depan bisa semakin meriah," ujarnya.
Ketua Panitia Kontes, Rifki di Makassar, Sabtu, mengatakan 28 tim ini berasal dari berbagai kampus seperti Universitas Hasanuddin, Universitas Negeri Makassar, STIMK Dipanegara, Universitas Halu Oleo (Sulawesi Tenggara), hingga Universitas Sam Ratulangi.
"Setiap tim menampilkan dua robot ciptaanya yang terdiri dari jenis otomatis dan manual. Ajang ini juga merupakan inisiatif dari Fakultas Teknik Unhas," jelasnya.
Ia menjelaskan, kegiatan ini merupakan program tahunan dari Fakultas Teknik Unhas. Untuk tahun ini sendiri sengaja mengangkat tema yang berkaitan dengan program Pemerintah Kota Makassar terkait masalah sampaH atau kebersihan.
Ini juga sebagai bentuk kepedulian atau sumbangsih mahasiswa khususnya fakultas elektro dalam mendukung program pemerintah. Pihaknya juga mengapresiasi dukungan dari Pemkot Makassar terhadap kegiatan tersebut.
Maka dari itu, kata dia, bentuk pertandingannya sendiri tidak jauh dari masalah angkut sampat. Dua robot dari setiap tim ditugaskan melewati jalur yang telah ditentukan pihak penyelenggara. Robot yang satu yakni otomotis ditugaskan sebagai pengangkut sampah yang akan melewati jalan khusus.
Namun dalam perjalanan akan mendapatkan masalah jalan yang rusak atau bergelombang. Disinilah peran robot manual untuk memperbaiki jalan yang rusak agar robot yang satu bisa sampai ke tempat tujuan atau pembuangan sampah.
"Robot yang bisa sampai lebih cepat yang akan menjadi pemenang. Artinya kemampuan robot dalam memperbaiki jalan yang rusak memiliki peran penting untuk bisa menjuarai kontes robot ini," katanya.
Sebelum pelaksanaan kontes robot se- KTI ini, kata dia, sebelumnya juga telah dilaksanakan beberapa kegiatan termasuk seminar yang juga dihadiri Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto.
"Jumlah yang hadir dalam kegiatan tahun ini memang lebih banyak. Kami juga berharap pada pelaksanaan tahun depan bisa semakin meriah," ujarnya.
Pewarta : Abd Kadir
Editor : Daniel
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Hiburan
Lihat Juga
Kerusuhan hingga peternakan lebah, film Internasional di Oscar pada 2020
14 January 2020 8:50 WIB, 2020
Unismuh dan Litbang Kemenag luncurkan buku cerita berbahasa Bugis-Makassar
17 December 2019 14:01 WIB, 2019
Ratusan karya fotografer dibedah di "Kampoeng Fotografi 2019" Unhas
12 December 2019 20:17 WIB, 2019
Selasar Balai Kota Jakarta jadi ruang pameran foto peringati Hari Pahlawan
06 December 2019 19:47 WIB, 2019