Sertijab Danyon Infrantri 700 Raider diwarnai atraksi
Kamis, 11 Februari 2016 12:41 WIB
Pangdam VII/Wirabuana Mayjen TNI Agus Surya Bakti (kanan) salam komando dengan Danyon Infantri 700/Rider Mayor Infantri Horas Sitinjak (tengah) saat upacara serah terima jabatan Danyon Raider/700 di Makassar, Kamis (11/2).(ANTARA FOTO/Yusran Uccang)
Makassar (ANTARA Sulsel) - Serah terima jabatan (Sertijab) Komandan Batalyon (Danyon) satuan Infanteri 700 Raider TNI AD diwarnai sejumlah aksi ketangkasan prajurit di Markas Komando setempat, jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis.
Aksi ketangkasan itu berupa Pencak silat oleh prajurit yang sudah terlatih, kemudian tim Merpati Putih mengunakan tenaga dalam dengan menghancurkan es balok dan menghacurkan bohlam lampu dengan kepala.
Kemudian aksi ketangkasan double stik serta paling menarik penanganan simulasi penanggulangan aksi teroris.
Mayor Infantri Horas Sitinjak resmi menjabat Danyon satuan Infantri 700 Rider yang sebelumnya bertugas di Kodam Patimura, Ambon dengan mengantikan Letnan Kolonel Infantri Sapto Irianto.
Sertijab tersebut langsung dipimpin Panglima Kodam VII Wiabuana, Mayor Jenderal TNI Agus Surya Bakti disaksikan sejumlah perwira korps berlambang pisau petir itu.
"Sertijab ini adalah hal yang wajar terutama untuk penyegaran organisasi. Tujuannya memberikan wawasan dan pengetahuan baru bagi pejabat lama maupun yang baru," katanya.
Agus menyampaikan bahwa sebelumnya Horas Sitinjak sebagai staf. Jadi di lingkup TNI ada satuan staf mulai dari satuan tempur, teritorial, dan pendidikan untuk memberikan kemampuan dan pengatahuan perwira.
"Satuan Raider ini adalah pasukan khusus andalan Kodam VII Wirabuana. Sebagai satuan pemukul yang bertugas ganda. Tentunya yang memimpin pasukan ini punya kemampuan ebih dari pasukan lain," ujarnya.
Dirinya menekankan seorang prajurit yang baik apalagi bertugas di pasukan khusus harus memiliki kualitas keimanan dan ketakwaan sebagai jati dirinya.
Selain itu prajurit harus mempunyai kualitas moral dan mau berkorban untuk keutuhan NKRI serta punya kualitas keterampilan, mengingat yang terpilih dalam satuan Inftantri 700 Rider ini tidak gampang karena sudah mengikuti latihan secara khusus.
"Bila ada prajurit dari satuan khusus ini tidak disiplin, dan tidak bagus tentu akan digeser. Apalagi berkasus serta melakukan pelanggaran maka akan di geser ke satuan biasa," ucap suami Bella Saphira ini menegaskan.
Aksi ketangkasan itu berupa Pencak silat oleh prajurit yang sudah terlatih, kemudian tim Merpati Putih mengunakan tenaga dalam dengan menghancurkan es balok dan menghacurkan bohlam lampu dengan kepala.
Kemudian aksi ketangkasan double stik serta paling menarik penanganan simulasi penanggulangan aksi teroris.
Mayor Infantri Horas Sitinjak resmi menjabat Danyon satuan Infantri 700 Rider yang sebelumnya bertugas di Kodam Patimura, Ambon dengan mengantikan Letnan Kolonel Infantri Sapto Irianto.
Sertijab tersebut langsung dipimpin Panglima Kodam VII Wiabuana, Mayor Jenderal TNI Agus Surya Bakti disaksikan sejumlah perwira korps berlambang pisau petir itu.
"Sertijab ini adalah hal yang wajar terutama untuk penyegaran organisasi. Tujuannya memberikan wawasan dan pengetahuan baru bagi pejabat lama maupun yang baru," katanya.
Agus menyampaikan bahwa sebelumnya Horas Sitinjak sebagai staf. Jadi di lingkup TNI ada satuan staf mulai dari satuan tempur, teritorial, dan pendidikan untuk memberikan kemampuan dan pengatahuan perwira.
"Satuan Raider ini adalah pasukan khusus andalan Kodam VII Wirabuana. Sebagai satuan pemukul yang bertugas ganda. Tentunya yang memimpin pasukan ini punya kemampuan ebih dari pasukan lain," ujarnya.
Dirinya menekankan seorang prajurit yang baik apalagi bertugas di pasukan khusus harus memiliki kualitas keimanan dan ketakwaan sebagai jati dirinya.
Selain itu prajurit harus mempunyai kualitas moral dan mau berkorban untuk keutuhan NKRI serta punya kualitas keterampilan, mengingat yang terpilih dalam satuan Inftantri 700 Rider ini tidak gampang karena sudah mengikuti latihan secara khusus.
"Bila ada prajurit dari satuan khusus ini tidak disiplin, dan tidak bagus tentu akan digeser. Apalagi berkasus serta melakukan pelanggaran maka akan di geser ke satuan biasa," ucap suami Bella Saphira ini menegaskan.
Pewarta : Darwin Fatir
Editor : Daniel
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Danyon A Pelopor dan relawan IOF bantu warga terdampak banjir di Makassar
23 December 2020 5:34 WIB, 2020
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Pemkot Makassar imbau spirit perjuangan Gaza jadi inspirasi ASN berkinerja
15 February 2026 12:48 WIB
Kodaeral VI bersihkan pantai Kepulauan Selayar dukung program Infonesia ASRI
14 February 2026 5:15 WIB
Wali Kota Makassar: Pembangunan jembatan di Romang Tanganyya agar siswa tidak naik sampan
13 February 2026 20:35 WIB
Wali Kota Makassar minta sekolah perkuat edukasi gizi melalui UKS dan MBG
13 February 2026 17:50 WIB