Empat produk Unhas direspon positif di Kanada
Minggu, 22 Mei 2016 19:42 WIB
Rektor Unhas Dwia Aries Tina Pulubuhu MA (ANTARA FOTO/Suriani Mappong)
Makassar (ANTARA Sulsel) - Rektor Unhas Dwia Aries Tina Pulubuhu MA mengatakan empat produk yang menjadi karya dari kampus itu mendapat respon positif saat dipamerkan dalam ajang spesial di Montreal, Kanada, 13-15 April 2016.
Rektor Dwia Aries Tina Pulubuhu MA di Makassar, Minggu, mengatakan respon masyarakat di Kanada terhadap produk dari Unhas merupakan kabar gembira dan tentunya diharapkan semakin memotivasi pihaknya untuk terus melahirkan berbagai produk ke depan.
"Respon masyarakat baik sekali. Kan mereka juga tahu kualitas produk dari Sulawesi memang baik. Untuk cokelat misalnya yang memiliki rasa yang berbeda, begitupun dengan Kopi Toraja yang memang unik," jelasnya.
Pada pameran tersebut, Unhas memperkenalkan empat produk unggulannya yakni cokelat, kopi, minyak kelapa yang sudah dimurnikan menggunakan teknologi, dan rumput laut.
Ia menjelaskan, untuk beberapa produk yang ditawarkan memang memiliki keunggulan masing-masing. Seperti halnya kopi toraja yang memang diinput dengan campuran tertentu (coconut oil) sehingga rasanya lebih kuat.
"Apalagi ini merupakan produk universitas sehingga mereka melihat fotonya (sehingga lebih tertarik). Kita siap melakukan tindak lanjut dengan respon positif dari Kanada," ujarnya.
Ia menjelaskan, keikutsertaan Unhas ini difasilitasi oleh salah seorang pengusaha kelahiran Indonesia yang sudah menjadi warganegara Kanada, Lina Suhairy yang bertindak sebagai Indonesian Promote.
Mediator itu pulalah yang mengomunikasikan keinginan Unhas masuk pasar masyarakat Kanada dengan Kantor Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Montreal.
Lina Suhary, sebelumnya mengaku jika pameran itu diikuti 60 negara dengan menghadirkan sekitar 350 stand yang memajang berbagai produk dari seluruh dunia, termasuk produk dari Universitas Hasanuddin.
Menurut dia, yang dikirim ke Kanada ini tetap bermerek produk Unhas. Dirinya akan menjadi perantara atau gerbang masuknya konsumen Kanada untuk memperoleh atau memesan produk Unhas itu.
"Unhas menjadi perguruan tinggi pertama di Indonesia yang mengikuti expo produk seperti ini. Yang sering mengikuti expo adalah usaha kecil menengah (UKM)," ujarnya.
Rektor Dwia Aries Tina Pulubuhu MA di Makassar, Minggu, mengatakan respon masyarakat di Kanada terhadap produk dari Unhas merupakan kabar gembira dan tentunya diharapkan semakin memotivasi pihaknya untuk terus melahirkan berbagai produk ke depan.
"Respon masyarakat baik sekali. Kan mereka juga tahu kualitas produk dari Sulawesi memang baik. Untuk cokelat misalnya yang memiliki rasa yang berbeda, begitupun dengan Kopi Toraja yang memang unik," jelasnya.
Pada pameran tersebut, Unhas memperkenalkan empat produk unggulannya yakni cokelat, kopi, minyak kelapa yang sudah dimurnikan menggunakan teknologi, dan rumput laut.
Ia menjelaskan, untuk beberapa produk yang ditawarkan memang memiliki keunggulan masing-masing. Seperti halnya kopi toraja yang memang diinput dengan campuran tertentu (coconut oil) sehingga rasanya lebih kuat.
"Apalagi ini merupakan produk universitas sehingga mereka melihat fotonya (sehingga lebih tertarik). Kita siap melakukan tindak lanjut dengan respon positif dari Kanada," ujarnya.
Ia menjelaskan, keikutsertaan Unhas ini difasilitasi oleh salah seorang pengusaha kelahiran Indonesia yang sudah menjadi warganegara Kanada, Lina Suhairy yang bertindak sebagai Indonesian Promote.
Mediator itu pulalah yang mengomunikasikan keinginan Unhas masuk pasar masyarakat Kanada dengan Kantor Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Montreal.
Lina Suhary, sebelumnya mengaku jika pameran itu diikuti 60 negara dengan menghadirkan sekitar 350 stand yang memajang berbagai produk dari seluruh dunia, termasuk produk dari Universitas Hasanuddin.
Menurut dia, yang dikirim ke Kanada ini tetap bermerek produk Unhas. Dirinya akan menjadi perantara atau gerbang masuknya konsumen Kanada untuk memperoleh atau memesan produk Unhas itu.
"Unhas menjadi perguruan tinggi pertama di Indonesia yang mengikuti expo produk seperti ini. Yang sering mengikuti expo adalah usaha kecil menengah (UKM)," ujarnya.
Pewarta : Abd Kadir
Editor : Daniel
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Menteri LHK menyoroti peran Protokol Montreal dalam isu perubahan iklim
16 September 2022 13:26 WIB, 2022
Montreal Masters - Kyrgios maju ke perempat final usai singkirkan de Minaur
12 August 2022 11:38 WIB, 2022
Montreal Masters - Nick Kyrgios singkirkan petenis nomor dunia Daniil Medvedev
11 August 2022 6:33 WIB, 2022
Thierry Henry umumkan mundur dari Montreal di tengah isu tawaran Bournemouth
26 February 2021 5:20 WIB, 2021
Rafael Nadal atasi kekalahan set pembuka untuk maju ke semifinal Montreal
10 August 2019 10:25 WIB, 2019