BNPT : Masyarakat Bijaksana Gunakan Internet Secara Positif
Kamis, 9 Maret 2017 21:53 WIB
WiFi (istimewa)
Kendari (Antara Sulsel) - Deputi I Bidang Pencegahan, Perlindungan dan Deradikalisme Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) pusat Mayjen TNI Abdul Rahman Kadir mendorong kepada seluruh elemen masyarakat agar lebih bijaksana menggunakan internet yang positif.
"Saat ini, tercatat sekitar 132,8 juta jiwa penduduk Indonesia menggunakan internet. Ini artinya bahwa, lebih separuh penduduk Indonesia menggunakan jaringan internet dengan berbagai informasi yang positif maupun informasi negatif dan yang propaganda," katanya saat tampil sebagai sambutan kunci pada acara Literasi Media yang diselenggarakan Forum Koordinasi Pencegahan terorisme (FKPT) Sultra di Kendari, Kamis.
Jenderal bintang dua itu mengatakan, media massa dalam membantu menyosialisasikan penanganan aksi terorisme di lingkungan masing-masing termasuk di sekolah adalah sangat berperan, agar media massa bisa memberikan pencerahan terkait masyarakat yang menggunakan internet dengan positif dan terpercaya yang bisa diterima masyarakat dengan rasa aman.
Ia mengatakan, aksi terorisme yang tidak hanya dalam bentuk kekerasan itu, namun yang perlu dicegah adalah bila masyarakat tidak jeli dan bijaksana membuka internet, maka cepat atau lambat, secara diam-diam mempengaruhi masyarakat melalui media sosial (online).
Aksi terorisme bisa terjadi dimanapun dan kapan saja, disaat warga sedang terlena dan tidak peka memfilter informasi yang disebar melalui media sosial.
BNPT mengajak seluruh elemen masyarakat termasuk media massa khususnya yang aktif di dunia maya ikut memerangi terorisme dengan menebarkan konten-konten yang positif.
"Kami harapkan pengguna media internet dapat melawan gerakan terorisme yang menyebarkan konten negatif, dengan konten positif mencerahkan dan mencerdaskan masyarakat," katanya.
Selain dapat berkontribusi mengisi konten positif masyarakat pengguna media sosial, juga diharapkan proaktif mengawasi dan melaporkan setiap situs yang memuat konten negatif kepada pihak kepolisian maupun Kemenkominfo setempat.
Mayjen Abdul Kadir Rahman di Kendari, dalam rangka menghadiri sosialisasi Literasi Media yang diselenggarakan FKPT Sultra yang bertujuan mendorong media massa untuk meningkatkan efektifitas sebagai salah satu sarana pencegahan dan tangkal, radikalisme dan terorisme di masyarakat.
Literasi Media yang dibuka Wagub Sultra Brigjen Purn HM Saleh Lasata itu juga dihadiri Kabinda Sultra Brigjen TNI Andi Sumagerukka, Danrem 143/Haluoleo Kolonel Inf Andi Ferdana dan Kepala FKPT Sultra Ryha Madi dan Kepala Kesbangpol Sultra Yusuf Mundu.
"Saat ini, tercatat sekitar 132,8 juta jiwa penduduk Indonesia menggunakan internet. Ini artinya bahwa, lebih separuh penduduk Indonesia menggunakan jaringan internet dengan berbagai informasi yang positif maupun informasi negatif dan yang propaganda," katanya saat tampil sebagai sambutan kunci pada acara Literasi Media yang diselenggarakan Forum Koordinasi Pencegahan terorisme (FKPT) Sultra di Kendari, Kamis.
Jenderal bintang dua itu mengatakan, media massa dalam membantu menyosialisasikan penanganan aksi terorisme di lingkungan masing-masing termasuk di sekolah adalah sangat berperan, agar media massa bisa memberikan pencerahan terkait masyarakat yang menggunakan internet dengan positif dan terpercaya yang bisa diterima masyarakat dengan rasa aman.
Ia mengatakan, aksi terorisme yang tidak hanya dalam bentuk kekerasan itu, namun yang perlu dicegah adalah bila masyarakat tidak jeli dan bijaksana membuka internet, maka cepat atau lambat, secara diam-diam mempengaruhi masyarakat melalui media sosial (online).
Aksi terorisme bisa terjadi dimanapun dan kapan saja, disaat warga sedang terlena dan tidak peka memfilter informasi yang disebar melalui media sosial.
BNPT mengajak seluruh elemen masyarakat termasuk media massa khususnya yang aktif di dunia maya ikut memerangi terorisme dengan menebarkan konten-konten yang positif.
"Kami harapkan pengguna media internet dapat melawan gerakan terorisme yang menyebarkan konten negatif, dengan konten positif mencerahkan dan mencerdaskan masyarakat," katanya.
Selain dapat berkontribusi mengisi konten positif masyarakat pengguna media sosial, juga diharapkan proaktif mengawasi dan melaporkan setiap situs yang memuat konten negatif kepada pihak kepolisian maupun Kemenkominfo setempat.
Mayjen Abdul Kadir Rahman di Kendari, dalam rangka menghadiri sosialisasi Literasi Media yang diselenggarakan FKPT Sultra yang bertujuan mendorong media massa untuk meningkatkan efektifitas sebagai salah satu sarana pencegahan dan tangkal, radikalisme dan terorisme di masyarakat.
Literasi Media yang dibuka Wagub Sultra Brigjen Purn HM Saleh Lasata itu juga dihadiri Kabinda Sultra Brigjen TNI Andi Sumagerukka, Danrem 143/Haluoleo Kolonel Inf Andi Ferdana dan Kepala FKPT Sultra Ryha Madi dan Kepala Kesbangpol Sultra Yusuf Mundu.
Pewarta : Azis Senong
Editor : Daniel
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Menkomdigi pastikan koneksi internet di Aceh pulih sebelum pergantian tahun
29 December 2025 6:19 WIB
Menkomdigi kaji pelibatan swasta dalam pemerataan akses internet di wilayah blank spot
07 July 2025 17:56 WIB
Diskominfo Sulbar intervensi 30 titik "blank spot" di Mamuju Tengah dan Pasangkayu
05 July 2025 21:38 WIB
Terpopuler - Sejagat
Lihat Juga
PM Anwar tolak desakan oposisi soal isu penyerahan lahan di perbatasan Sabah-Kalimantan ke Indonesia
31 January 2026 6:15 WIB
Meski cuaca buruk, Basarnas lanjutkan cari korban kecelakaan pesawat di Bulusaraung
21 January 2026 4:43 WIB
Warga binaan di Sulawesi Selatan hasilkan 2,6 ton bahan pangan saat panen raya
16 January 2026 19:32 WIB
Mantan PM Malaysia Mahathir Mohamad dilarikan ke rumah sakit usai terjatuh
06 January 2026 11:22 WIB
Mantan PM Malaysia Najib Razak dijatuhi hukuman 15 tahun penjara atas 25 dakwaan
27 December 2025 6:20 WIB
PM Malaysia Anwar Ibrahim sebut kabinetnya perlu libatkan banyak tokoh muda
18 December 2025 6:58 WIB