Tahun 2010 Akpar Makassar Buka Program D4
Sabtu, 26 September 2009 10:35 WIB
Makassar (ANTARA Sulsel) - Mulai tahun 2010, Akademi Pariwisata Makassar akan membuka program Diploma 4 (D4)sebagai bagian dari proses perubahan status menjadi sekolah tinggi.
Direktur Akpar Makassar, Komang Hariyawan di Makassar, Sabtu, mengatakan, pembukaan program D4 ini akan dimulai tahun depan menyusul rekomendasi yang dikeluarkan oleh Dirjen Pendidikan Tinggi.
"Kami akan membuka D4 dengan melakukan afiliasi bersama Sekolah Tinggi Pariwisata, Bali," katanya. Pihaknya sendiri hingga kini telah mewisuda 2247 mahasiswa, termasuk 123 wisudawan yang dikukuhkan hari ini, dari dua jurusan dan empat program studi yang ada.
Kampus baru akademi pencetak pekerja industri pariwisata ini dibangun di atas tanah seluas 16 hektar, yaitu sembilan hektar di Tanjung Bunga dan tujuh Hektar di kawasan Somba Opu, Makassar.
Total tanah kompleks kampus yang bernaung di bawah Departemen Kebudayaan dan Pariwisata ini seluas 25 hektar termasuk lokasi perumahan dosen dan pegawai seluas semnbilan hektar.
Humas Akpar Makassar, Daniel Adolf Ohyver mengatakan, pada rencana awal pembangunan lokasi kampus sebenarnya akan dibangun di kawasan yang kini berdiri mal GTC dan bangunan lain di sekitar mal tersebut namun telah didahului oleh grup Lippo.
Ia mengklaim, fasilitas yang dibangun menggunakan dana APBN itu terbaik dan menyamai hotel-hotel berbintang di Makassar.
"Fasilitas sistem informasi manajemen yang kami miliki setara dengan hotel-hotel besar," ujarnya.
Ditambahkannya, semua mahasiswa yang kuliah di akademi ini mendapatkan subsidi operasional dari pemerintah sebesar Rp17 juta per tahun.
(T.PSO-100/F003)
Direktur Akpar Makassar, Komang Hariyawan di Makassar, Sabtu, mengatakan, pembukaan program D4 ini akan dimulai tahun depan menyusul rekomendasi yang dikeluarkan oleh Dirjen Pendidikan Tinggi.
"Kami akan membuka D4 dengan melakukan afiliasi bersama Sekolah Tinggi Pariwisata, Bali," katanya. Pihaknya sendiri hingga kini telah mewisuda 2247 mahasiswa, termasuk 123 wisudawan yang dikukuhkan hari ini, dari dua jurusan dan empat program studi yang ada.
Kampus baru akademi pencetak pekerja industri pariwisata ini dibangun di atas tanah seluas 16 hektar, yaitu sembilan hektar di Tanjung Bunga dan tujuh Hektar di kawasan Somba Opu, Makassar.
Total tanah kompleks kampus yang bernaung di bawah Departemen Kebudayaan dan Pariwisata ini seluas 25 hektar termasuk lokasi perumahan dosen dan pegawai seluas semnbilan hektar.
Humas Akpar Makassar, Daniel Adolf Ohyver mengatakan, pada rencana awal pembangunan lokasi kampus sebenarnya akan dibangun di kawasan yang kini berdiri mal GTC dan bangunan lain di sekitar mal tersebut namun telah didahului oleh grup Lippo.
Ia mengklaim, fasilitas yang dibangun menggunakan dana APBN itu terbaik dan menyamai hotel-hotel berbintang di Makassar.
"Fasilitas sistem informasi manajemen yang kami miliki setara dengan hotel-hotel besar," ujarnya.
Ditambahkannya, semua mahasiswa yang kuliah di akademi ini mendapatkan subsidi operasional dari pemerintah sebesar Rp17 juta per tahun.
(T.PSO-100/F003)
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Desa Binaan Imigrasi di Majene terbentuk, Kanim Polman harap bisa percepat komunikasi
24 September 2026 12:42 WIB
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Desa Binaan Imigrasi di Majene terbentuk, Kanim Polman harap bisa percepat komunikasi
24 September 2026 12:42 WIB
Imigrasi Parepare periksa dokumen warga Meksiko dan Belanda di Tana Toraja
24 September 2026 10:51 WIB