Wapres Resmikan Pesantren Immim Maros
Sabtu, 28 Oktober 2017 22:15 WIB
Wapres Jusuf Kalla (tiga kanan)didampingi Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo (dua kanan) meresmikan pesantren IMMIM di Desa Moncongloe, Kabupaten Maros, Sabtu (28/10). FOTO/Humas Pemprov Sulsel)
Makassar (Antara Sulsel) - Wakil Presiden RI M. Jusuf Kalla meresmikan pesantren moderen Ikatan Mesjid Musala Indonesia Muthahidah (IMMIM) di Desa Moncongloe, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu.
"Semoga pesantren IMMIM bukan saja memberikan pengetahuan, tapi juga keimanan," kata Wapres dalam sambutannya.
JK juga menyampaikan jika pendidikan bagi bangsa ini menjadi hal yang penting, terutama mengenai bagaimana menggabungkan pendidikan, kemampuan, teknologi, dan keimanan.
Menurut dia, yang dibutuhkan bukan hanya orang yang bekerja keras, tapi juga memiliki keilmuan atau keahlian.
"Jadi bukan sekedar ijazah," imbuhnya.
Ia menambahkan, pesantren IMMIM juga harus berperan dalam menghasilkan entrepreneur. Hal itu sesuai dengan konsep pendidikan modern, yakni inovatif. Bisa memperbaiki dan meningkatkan mutu, dengan memanfaatkan teknologi yang ada.
Sementara, Ketua Umum DPP YASDIC IMMIM HM Ridwan Abdullah menyampaikan, pihaknya memproyeksikan pesantren ini memiliki 1.500 kamar.
Pesantren ini, kata dia, dilengkapi dengan sejumlah fasilitas, ada aula, rumah karyawan, lokasi kunjungan, hingga poliklinik.
"Saat ini, jumlah santri mencapai 1.300 santri putra dan putri," pungkasnya.
Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo juga turut mendampingi JK dalam peresmian tersebut.
"Semoga pesantren IMMIM bukan saja memberikan pengetahuan, tapi juga keimanan," kata Wapres dalam sambutannya.
JK juga menyampaikan jika pendidikan bagi bangsa ini menjadi hal yang penting, terutama mengenai bagaimana menggabungkan pendidikan, kemampuan, teknologi, dan keimanan.
Menurut dia, yang dibutuhkan bukan hanya orang yang bekerja keras, tapi juga memiliki keilmuan atau keahlian.
"Jadi bukan sekedar ijazah," imbuhnya.
Ia menambahkan, pesantren IMMIM juga harus berperan dalam menghasilkan entrepreneur. Hal itu sesuai dengan konsep pendidikan modern, yakni inovatif. Bisa memperbaiki dan meningkatkan mutu, dengan memanfaatkan teknologi yang ada.
Sementara, Ketua Umum DPP YASDIC IMMIM HM Ridwan Abdullah menyampaikan, pihaknya memproyeksikan pesantren ini memiliki 1.500 kamar.
Pesantren ini, kata dia, dilengkapi dengan sejumlah fasilitas, ada aula, rumah karyawan, lokasi kunjungan, hingga poliklinik.
"Saat ini, jumlah santri mencapai 1.300 santri putra dan putri," pungkasnya.
Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo juga turut mendampingi JK dalam peresmian tersebut.
Pewarta : Nurhaya J Panga
Editor : Daniel
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kalla Translog dan PSM Makassar perkuat kemitraan untuk optimalisasi pemasaran
04 December 2025 12:24 WIB
KALLA siap hadirkan MaRI Ekstention pusat perbelanjaan berkonsep ramah lingkungan
21 November 2025 13:45 WIB
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Panitia MTQ Korpri Nasional 2026 menyiapkan 12 lomba di Makassar dan Pangkep
15 February 2026 22:49 WIB
Pemkot Makassar imbau spirit perjuangan Gaza jadi inspirasi ASN berkinerja
15 February 2026 12:48 WIB