Mendagri minta Soni Sumarsono sukseskan pilkada serentak
Senin, 9 April 2018 12:11 WIB
Mendagri Tjahjo Kumolo (kiri) melantik Direktur Jenderal Otonomi Daerah Sumarsono (kanan) sebagai Pejabat Gubernur Sulawesi Selatan menggantikan Syahrul Yasin Limpo yang telah berakhir masa jabatannya, di Makassar, Senin. (Foto Istimewa).
Makassar (Antaranews Sulsel) - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo meminta Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan Soni Sumarsono untuk menyukseskan Pilkada 2018.
"Saya kira Pak Sony sudah paham apa tugas sebagai penjabat gubernur. Yang pertama adalah harus cepat berkoordinasi dengan semua elemen, tokoh masyarakat, tokoh agama, daerah-daerah untuk mensukseskan pilkada serentak," kata Tjahjo usai melantik Soni Sumarsono sebagai Penjabat Gubernur Sulsel menggantikan Syahrul Yasin Limpo di Makassar, Senin.
Ia juga meminta Soni menjamin jalannya roda pemerintahan agar selama menunggu terpilihnya gubernur baru, Sulsel mengalami stagnasi
"Pak Soni sebagai Dirjen Otonomi Daerah yang bisa menggerakkan dan mengorganisir Sekda, SKPD sampai ke tingkat kepala desa," kata dia.
Pihaknya juga yakin Soni Sumarsono akan melanjutkan program yang sudah berhasil dari gubernur dan wakil gubernur sebelumnya karena tugas beliau hanya sampai dilantiknya gubernur dan wagub terpilih hasil pilkada.
"Saya yakin Pak Sony sudah mampu dan didukung oleh semua pihak," imbuhnya.
Ia menegaskan agar Soni menjaga netralitas ASN, dengan meniru kepolisian dan TNI yang menjaga netralitas.
"KemenPAN-RB sudah mengeluarkan aturan kalau sampai ada bukti yang cukup, ASN yang terlibatlangsung atau tidak langsung mendukung satu pasangan calon dengan dalih atau janji apapun, pasti akan ada sanksi. Mulai dari sanksi pemecatan, penurunan pangkat, atau penonaktifan," pungkasnya.
Baca juga: Mendagri minta area rawan korupsi dicermati
"Saya kira Pak Sony sudah paham apa tugas sebagai penjabat gubernur. Yang pertama adalah harus cepat berkoordinasi dengan semua elemen, tokoh masyarakat, tokoh agama, daerah-daerah untuk mensukseskan pilkada serentak," kata Tjahjo usai melantik Soni Sumarsono sebagai Penjabat Gubernur Sulsel menggantikan Syahrul Yasin Limpo di Makassar, Senin.
Ia juga meminta Soni menjamin jalannya roda pemerintahan agar selama menunggu terpilihnya gubernur baru, Sulsel mengalami stagnasi
"Pak Soni sebagai Dirjen Otonomi Daerah yang bisa menggerakkan dan mengorganisir Sekda, SKPD sampai ke tingkat kepala desa," kata dia.
Pihaknya juga yakin Soni Sumarsono akan melanjutkan program yang sudah berhasil dari gubernur dan wakil gubernur sebelumnya karena tugas beliau hanya sampai dilantiknya gubernur dan wagub terpilih hasil pilkada.
"Saya yakin Pak Sony sudah mampu dan didukung oleh semua pihak," imbuhnya.
Ia menegaskan agar Soni menjaga netralitas ASN, dengan meniru kepolisian dan TNI yang menjaga netralitas.
"KemenPAN-RB sudah mengeluarkan aturan kalau sampai ada bukti yang cukup, ASN yang terlibatlangsung atau tidak langsung mendukung satu pasangan calon dengan dalih atau janji apapun, pasti akan ada sanksi. Mulai dari sanksi pemecatan, penurunan pangkat, atau penonaktifan," pungkasnya.
Baca juga: Mendagri minta area rawan korupsi dicermati
Pewarta : Nurhaya J Panga
Editor : Daniel
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Presiden Prabowo memerintahkan audit RS di Papua, usai kabar ibu hamil ditolak RS
25 November 2025 7:13 WIB
Menteri P2MI : Perlu kampanye massif tentang prosedur bekerja ke luar negeri
09 April 2025 22:13 WIB, 2025
Wamendagri ungkap alasan peserta pakai baju Satpol PP saat retret di Magelang
18 February 2025 4:13 WIB, 2025
Wamendagri : 944 calon kepala dan wakil kepala daerah telah jalani cek kesehatan
17 February 2025 18:24 WIB, 2025
Mendagri: Anggaran MBG dari daerah digunakan untuk perbaikan fasilitas sekolah
03 February 2025 14:35 WIB, 2025