
Menegpora Shalat Idul Adha di Parepare

Parepare, Sulsel (ANTARA Sulsel) - Menteri Negara Pemuda dan Olahraga (Menegpora) Andi Alifian Mallarangeng mengaku sangat bahagia bisa melaksanakan shalat Idul Adha dikampung halamannya di Kota Parepare, Sulawesi Selatan.
Usai shalat Idul Adha 1430 Hijriyah di Lapangan Andi Makkasau, Jumat, Alifian Mallarangeng mengatakan, sejak menjabat sebagai Juru bicara (Jubir) Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, dirinya tidak pernah shalat Id di Kota Parepare.
"Memang suatu kebahagian bagi saya bisa berlebaran di kampung halaman, sudah lima tahun saya jadi jubir tidak pernah lebaran dikampung halaman, baru kali ini minta izin sama presiden sehingga bisa berlebaran di Parepare, " kata Alifian Mallarangeng ketika ditemui usai shalat Id.
Alifian melaksanakan shalat Id bersama Wali Kota Parepare H Mohammad Zain Katoe, Wakil Wali Kota Parepare H Sjamsyu Alam, serta kedua orang adiknya yakni Rizal Mallarangeng dan Zulkarnaen Mallarangeng yang duduk disisi kanan dan kirinya.
Ketika Alifian hendak meninggalkan Lapangan Andi Makkasau, ribuan warga berdesakan untuk bersalaman dengannya, bahkan beberapa diantaranya terpaksa harus terjepit diantara kerumunan warga.
Aparat kepolisian dari Polresta Parepare yang dibantu oleh Satuan Polisi Pamong Praja yang ditugaskan untuk menjaga keamanan, turut membantu Menegpora itu keluar dari kerumunan warga.
Ketika tiba di kediman orang tuanya di Jalan Andi Mallarangeng, mantan jubir persiden ini kembali diserbu oleh para tetangga serta sahabat-sahabatnya sejak kecil untuk bersalaman dan berfoto bersama.
"Orang-orang yang hadir saat ini adalah keluarga, teman, dan tetangga yang puluhan tahun saya baru ketemu, jadi ini adalah merupakan kebahagian tersendiri bagi saya,"katanya.
Seusai bersilaturahmi, Alifian kemudian menikmati hidangan tradisional Bugis berupa serabi yang terbuat dari tepung beras dan burasa yang biasanya hanya bisa ditemui saat merayakan hari raya lebaran.
Selain berlebaran, keluarga besar Andi Mallarangeng juga menyembelih 11 ekor sapi kurban. Sembilan diantaranya diserahkan pada Panitia Hari Raya Besar Islam (PHBI) Kota Parepare, dan dua ekor lainnya di sembelih disekitar rumahnya.
(T.PSO-098/S016)
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
