Logo Header Antaranews Makassar

DPD : PLN Mengalami Perampokan Berstruktur

Selasa, 29 Desember 2009 03:10 WIB
Image Print

Makassar (ANTARA Sulsel) - Anggota DPD RI Bahar Ngitung di Makassar, Senin, mengatakan, Perusahaan Listrik Negara (PLN) selama ini mengalami perampokan berstruktur.

"Kapasitas saya sekarang bukan pengusaha tapi sebagai anggota DPD jadi saya bisa menyampaikan hal tersebut," ujarnya pada seminar sehari "Menyikapi Kebutuhan Listrik".

Pernyataan tersebut diucapkannya terkait permasalahan yang terjadi di tubuh PLN dan krisis listrik.

Ia mengaku, hingga kini pihaknya hanya bisa mengusulkan dan mendorong anggota DPR dari wilayah timur untuk memperjuangkan peningkatan anggaran infrastruktur di kawasan timur Indonesia (KTI).

"Kami mengusulkan peningkatan anggaran infrastruktur khusus energi listrik hingga 30 persen," ujarnya.

Ia mengkhawatirkan, jika usulan tersebut tidak segera terealisasi akan ada gejolak-gejolak dari masyarakat di KTI.

"Kalau mau melihat NKRI utuh melihatlah ke timur," ujarnya. Menurutnya, dampak pemadaman listrik sudah sangat terasa pada produktivitas perekonomian daerah.

Selain listrik, ia dan anggota DPD lainnya juga mengusulkan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan agar kantong-kantong ekonomi dapat dijangkau dengan mudah,

Terkait perubahan struktur di tubuh PLN, ia yakin Dahlan Iskan akan membawa harapan baru pada BUMN tersebut.

"Saya yakin dengan kredibilitasnya sebagai orang di luar PLN yang selama ini juga melakukan kritikan terhadap kinerja PLN, saya mau lihat buktinya," jelasnya.

Seminar sehari ini diselenggarakan menyusul temuan Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Investigasi dan Monitoring (DPP LIMIT) bahwa pemadaman bergilir masih terjadi di daerah meski kuantitasnya mulai berkurang di kota Makassar.

(T.PSO-100/S016)