
Bakal Calon Bupati Selayar Tawarkan Listrik Gratis

Makassar (ANTARA News) - Salah satu kandidat calon Bupati Selayar Ince Langke Ia menawarkan program listrik gratis sebagai bentuk keseriusannya maju dalam bursa orang nomor satu di kabupaten kepulauan di Sulsel tersebut.
Gratis biaya pemasangan listrik bagi warga tersebut adalah satu dari 13 program gratis dan dua program subsidi yang ia tawarkan jika terpilih sebagai bupati pada pemilihan kepala daerah (pilkada) Selayar 2010-2015.
Menurut mantan Ketua DPRD Selayar ini, APBD daerah tersebut sangat cukup untuk memenuhi program-program yang ditawarkannya. "Yang penting ada skala prioritas, APBD sekarang sebesar 500 miliar dan Dana Alokasi Umum (DAU) 2009 sebesar Rp225 miliar dan pada 2010 bertambah menjadi 400 miliar pada," katanya, Senin, di Makassar.
Dengan kondisi keuangan daerah tersebut program subsidi Rp1 miliar untuk 77 desa diyakini bisa terpenuhi. Begitu juga untuk menjawab kemampuan Perusahaan Listrik Negara (PLN) melakukan 2000 sambungan listrik di tingkat desaa yang membutuhkan biaya Rp7,4 miliar per tahun.
Selain itu, program yang disebut ''gratis lahir sampai wafat'' lainnya adalah pemasangan air minum, pemberian modal kerja, dan gratis biaya pendidikan sejak SD hingga SMA.
Sementara dua bentuk subsidi yang ditawarkannya untuk peningkatan pelayanan pemerintah dan penguatan otonomi desa berupa subsidi Rp1 miliar untuk setiap desa dan kenaikan tunjangan 200 persen bagi kepala desa dan perangkatnya serta memprioritaskan pemberian tunjangan beban tugas dan tunjangan lauk pauk PNS dan guru.
Menurut dia, strategi ini dilakukan untuk meringankan beban dan peningkatan kesejahteraan. "Ini adalah cara agar pendapatan masyarakat tidak terkuras pada kebutuhan dasar," ujarnya.
Pihaknya menegaskan, dalam penguatan otonomi daerah harus dimulai dari desa. "Subsidi Rp1 miliar untuk setiap desa sudah masuk dalam perda perimbangan keuangan kabupaten dan desa, tapi jumlahnya baru 300 juta," ujarnya.
Dengan sistem desentralisasi dan fasilitas-fasilitas program tersebut, semua kepala pemerintahan mulai dari tingkat dusun diharapkan akan cepat melakukan pelayanan kepada masyarakat.
Program dan subsidi ini rencananya akan mulai dilakukan pada tahun pertama pemerintahannya, jika dia terpilih menjadi bupati dan diyakini akan berjalan seluruhnya pada tahun kedua.
"Seratus hari pertama akan bentuk regulasinya untuk mendukung program ini dan akan berlaku selama lima tahun untuk pengentasan kemiskinan," katanya. (T.KR-RY/H-KWR)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
