Logo Header Antaranews Makassar

Gubernur imbau masyarakat Sulsel perbanyak doa hadapi cuaca ekstrem

Rabu, 8 Januari 2020 15:33 WIB
Image Print
Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah didampingi Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb pada apel siaga bencana di Lapangan Karebosi Makassar, Rabu (8/01/2019). (ANTARA Foto/HO-Humas Makassar)

Makassar (ANTARA) - Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah mengimbau seluruh masyarakat Sulsel untuk memperbanyak doa menghadapi cuaca ekstrem 2020.

"Kita banyak berdoa kepada Allah SWT, agar dilindungi dari bencana alam di Sulsel ini," katanya di Makassar, Rabu.

Bagi Nurdin, memimpin 8,82 juta jiwa warga Sulawesi Selatan bukan hal yang mudah bagi setiap pemimpin.

Oleh karena itu ia berharap kepada Tuhan agar diberikan kemudahan dalam menghadapi cuaca ekstrem tahun 2020 ini.

"Kita berdoa agar Allah SWT menurunkan hujan secara teratur, karena salah satu luapan air disebabkan curah hujan yang begitu deras," imbuhnya.

Ia berharap semua daerah di Sulsel menyediakan logistik, sarana pelayanan kesehatan dan tim khusus untuk menghadapi tantangan bencana alam.

Sebelumnya, Dinas Kesehatan Sulsel telah mengeluarkan surat imbauan kepada seluruh Kabupaten/Kota untuk menyiapkan posko kesehatan.

Surat imbauan Dinkes Sulsel itu berdasarkan surat Menteri Kesehatan RI, nomor: YR.03.03/Menkes/I/2020 terkait kesiapsiagaan menghadapi banjir dan tanah longsor, serta tingginya curah hujan beberapa hari ke depan.

Melalui surat itu, Dinkes Sulsel menginstruksikan dan mengkoordinasikan agar puskesmas, rumah sakit dan fasilitas kesehatan lainnya untuk membantu memberikan pelayanan kesehatan bagi korban bencana banjir dan longsor.

Selain itu, bagi fasilitas kesehatan tersebut diminta agar tidak mempertimbangkan persoalan administrasi saat harus memberikan pelayanan kesehatan kepada korban banjir dan longsor.

"Mudah-mudahan 2020 ini menjadi tahun yang berkah. Kita semua harus mengantisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan untuk menghadapi cuaca ekstrem ini ke depannya," tutupnya.



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026