
Penerbangan dari dan menuju Sulbar turun 13,56 persen pada Maret 2020

Jumlah ini mengalami penurunan sebesar 13,56 persen jika dibandingkan dengan bulan Februari 2020 yang tercatat sebanyak 118 penerbangan
Mamuju (ANTARA) - Penerbangan dari dan menuju Sulbar melalui Bandara Tampa Padang Kabupaten Mamuju dan Bandara Sumarorong Kabupaten Mamasa mengalami penurunan sebesar 13,56 persen.
"Perkembangan penerbangan di Sulbar dapat dilihat dari jumlah pesawat yang berangkat maupun datang melalui Bandara Tampa Padang Kabupaten Mamuju dan Bandara Sumarorong Kabupaten Mamasa mengalami penurunan sebesar 13,56 persen jika dibandingkan dengan bulan Februari 2020 yang tercatat sebanyak 118 penerbangan," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulbar, Win Rizal di Mamuju, Selasa.
Ia mengatakan pada periode Maret 2020 jumlah pesawat yang datang dan berangkat sebanyak 102 kali.
"Jumlah ini mengalami penurunan sebesar 13,56 persen jika dibandingkan dengan bulan Februari 2020 yang tercatat sebanyak 118 penerbangan," katanya.
Jika dibandingkan dengan bulan Maret tahun sebelumnya, terjadi penurunan jumlah pesawat datang dan berangkat sebesar 22,14 persen, dimana jumlah kedatangan dan keberangkatan pada Maret tahun sebelumnya tercatat sebanyak 131 kali.
Menurut dia, keadaan jumlah penumpang angkutan udara yang berangkat selama bulan Maret 2020 sebanyak 3.962 orang.
Apabila dibandingkan dengan keadaan bulan sebelumnya yang berjumlah 5.650 orang, terjadi penurunan sebesar 29,88 persen.
Jika dibandingkan dengan kondisi bulan Maret tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 5.610 orang, maka terjadi penurunan sebesar 29,38 persen.
Sementara itu, keadaan jumlah penumpang yang datang pada bulan Maret 2020 sebanyak 4.558 orang atau mengalami penurunan sebesar 13,51 persen jika dibandingkan dengan kondisi bulan Februari 2020 yang tercatat sebanyak 5.270 orang.
"Apabila dibandingkan dengan kondisi bulan Maret tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 5.187 orang, maka terjadi penurunan sebesar 12,13 persen," katanya.
Pewarta : M.Faisal Hanapi
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
