
MFS Siap Peringkat 10 Dunia Lagi

Makassar (ANTARA News) - Sekolah sepak bola "Makassar Football School" bertekad mengulang prestasi peringkat 10 dunia, seperti yang di torehkan pada ajang Piala Dunia Danone U-12 di Prancis, September 2005.
"Kita akan kembalikan kejayaan MFS setelah vakum sekitar tiga tahun. Kalau perlu lebih dari yang didapat di Parancis 2005," kata pemilik MFS, Diza Rasyid Ali di Makassar, Senin.
Langkah pertama yang dia lakukan, lanjutnya, adalah memiliki lapangan sepak bola sendiri yang akan dibangun di atas tanah pribadi di Jalan Pettarani Makassar.
"Tidak akan pernah kembali lagi ke Karebosi. Kami harus memiliki lapangan sendiri, kalau ingin maju," jelasnya.
Diza menyebut keruntuhan klub yang lahir tahun 2000 salah satunya disebabkan Pemkot Makassar melakukan revitalisasi lapangan karebosi yang menjadi markas utama klub yang melahirkan pemain pencetak gol terbanyak di ajang internasional Danone 2005, Invin Museng.
Hanya saja, ia tidak menjelaskan secara rinci waktu pelaksanaan pembangunan lapangan sepak bola maupun penerimaan siswa dengan alasan, perencanaan masih dalam proses.
Meski begitu, Diza memastikan jumlah siswa yang diterima nantinya akan jauh lebih besar dibanding tahun-tahun sebelumnya.
"Nanti pasti lebih besar, kita rencanakan menerima sekitar 200 siswa dari berbagai jenjang usia antara 15 sampai 18 tahun," jelasnya.
Pada Danone Cup 2005 Prancis yang diikuti 32 negara, MFS berhasil mengalahkan tim Belanda dengan skor telak 6-0, Kanada (3-0), dan Irlandia (6-0) sekaligus menghantarkan Irvin menjadi top scorer dengan mengemas 10 gol. (T.pso-099/S016)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
