
Danny Pomanto pantau laporan saksi TPS melalui aplikator

Makassar (ANTARA) - Calon Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto memantau pergerakan penghitungan suara melalui aplikator zoom dengan menempatkan sejumlah saksi di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 9 Desember 2020.
"Setelah ini, saya akan menerima laporan, karena di rumah, seluruh TPS kita pantau lewat zoom, paling tidak saya mengontrol saksi-saksi dalam dan saksi luar di seluruh TPS yang ada," ucap Ramdhan usai mencobos bersama keluarganya di TPS 001, Kelurahan Maricaya Selatan, Kecamatan Mamajang, Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu.
Ia menuturkan pihaknya mengunakan aplikator tersebut bertujuan untuk memonitor seluruh kegiatan tim baik itu tim hukum, tim konsumsi dan seluruh tim yang bekerja di TPS hari ini.
Ditanyakan soal bagaimana komitmen siap kalah siap menang, kata dia, semua dikembalikan kepada yang kuasa, sebab dirinya hanya bisa berusaha dan berdoa dalam momen kontestasi politik tahun ini.
"Insya Allah (menang). Soal berapa persen (kemenangan) juga tidak bisa kita tentukan. Usaha sudah maksimal, doa kita selalu sempurnakan. Tinggal tawakkal kepada Allah SWT,"paparnya.
"Kalau menang bukan urusan saya, itu adalah urusan dari Allah mentakdirkan, kan dan tentunya doa kami Insya Allah menang," tambahnya dengan nada optimistis.
Mengenai dengan imbauan kepada pendukung, mantan Wali Kota Makassar priode 2014-2019 ini menyatakan agar semua pihak tetap menahan diri dan tidak mudah terprovokasi, sebab ada jalur konstitusi yang mengatur soal kecurangan maupun pelanggaran.
"Mari kita jaga sama-sama stabilitas keamanan di kota tercinta kita ini, tetap menahan diri, jangan terprovokasi," papar pria disapa akrab Danny Pomanto itu.
Moh Ramdhan Pomanto berpasangan dengan Fatmawati Rusdi Masse dengan mendapatkan nomor urut satu. Paslon ini diusung dua partai politik masing-masing NasDem dan Gerindra.
Sebelumnya, Danny Pomanto saat mencoblos telah menerapkan protokol kesehatan COVID-19. Ia menambahkan, hal pertama dilakukan adalah cuci tangan, disiplin jaga jarak, dan pakai masker Kemudian, dari rumah harus steril supaya tidak punya risiko terhadap penularan.
"Kalau kita makan yang baik, kita sehat lalu datang ke TPS, Insya Allah imunitas kita sudah kuat di TPS. Itu yang membedakan pilkada kali ini dengan yang sebelumnya," tambah Danny.
Pewarta : M Darwin Fatir
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
