
Instalasi PDAM Mamuju belum beroperasi karena rusak akibat gempa Sulbar

Instalasi PDAM Mamuju belum beroperasi normal karena instalasinya rusak di So'do Kali Mamuju
Mamuju, Sulbar (ANTARA) - Instalasi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat belum beroperasi normal karena rusak akibat gempa berkekuatan 6,2 magnitudo.
"Instalasi PDAM Mamuju belum beroperasi normal karena instalasinya rusak di So'do Kali Mamuju," kata Kepala Bagian Teknik PDAM Mamuju Hasri di Mamuju, Rabu.
Ia mengatakan, kerusakan lainnya terjadi di wilayah selatan Kota Mamuju karena instalasi jaringan air PDAM Mamuju di Desa Pattidi juga rusak parah.
Menurut dia, PDAM Mamuju sedang berusaha memperbaiki instalasi rusak tersebut dibantu petugas PDAM Kabupaten Polman yang datang membantu.
"Kami sudah berusaha memperbaiki jaringan PDAM Mamuju, dengan mendaki gunung, semoga berhasil agar masyarakat Mamuju kembali mendapatkan pelayanan air bersih," katanya.
Ia meminta, masyarakat korban gempa Mamuju dapat bersabar karena kerusakan jaringan PDAM sementara diperbaiki.
Sementara itu total jumlah korban gempa Mamuju dan Majene terus bertambah mencapai 90 orang dan yang selamat dari reruntuhan bangunan mencapai 18 orang sementara dalam pencarian tiga orang.
Korban luka berat dan menjalani rawat inap sebanyak 189 orang sementara luka ringan dan rawat jalan 637 orang.
Sementara masyarakat pengungsi mencapai 15.000 orang di sejumlah titik daerah Kabupaten Mamuju dan Majene serta ribuan pemukiman dan fasilitas pemerintah rusak dan roboh.
Gempa Mamuju telah mengakibatkan kantor Gubernur Sulbar roboh dan rata dengan tanah selain itu bangunan rumah sakit berlantai lima di Kota Mamuju, pusat perbelanjaan dan pusat pelayanan publik lainnya juga roboh.
Pewarta : M Faisal Hanapi
Editor: Redaktur Makassar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
