
Pemerintah Siapkan KUR Rp10 Triliun untuk UMKM

Mamuju (ANTARA News) - Pemerintah pusat menyiapkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp10 triliun untuk membantu para pelaku Usaha Menengah Kecil dan Mikro dalam rangka mendorong peningkatan usahawan baru yang selama ini masih kesulitan mendapatkan akses permodalan.
"Pemerintah sangat serius untuk meningkatkan usaha para pelaku UMKM di tanah air. Ini ditandai dengan disiapkannya dana KUR bagi pelaku usaha sehingga kelak usaha yang dikelola bisa berjalan optimal," kata Staf Ahli Bappenas Bidang Kelembagaan Dr Ir Dida Heryadi Salya MA, saat berada di Mamuju ibukota Provinsi Sulawesi Barat, Rabu.
Menurut Dida, keterbatasan modal usaha bagi pelaku UMKM menjadi salah satu kendala utama sehingga garapan usaha yang dilakoninya stganan. Karena itu, pemerintah mengucurkan program KUR dalam rangka mencapai target sasaran yakni peningkatan usaha UMKM untuk kesejahteraan rakyat di negeri ini.
Untuk mengembangkan wirausahawan yang tangguh, kata dia, program penyediaan kredit usaha rakyat yang direncanakan sampai tahun 2014 dengan menyalurkan Rp. 10 triliun kepada pengusaha kecil dan menengah yang diharapkan dapat terkelola secara optimal.
"Revitalisasi sistem pendidikan, pelatihan dan penyuluhan perkoperasian bagi anggota dan pengelola koperasi, serta calon anggota dan kader koperasi setiap tahun perlu digalakkan agar sasaran akhir dari program itu dirasakan manfaatnya oleh rakyat,"ungkapnya.
Ia mengemukakan, setelah mencermati program yang akan dilaksanakan oleh pemerintah pusat, maka pemerintah daerah diharapkan mendukung pengembangan kewirausahaan di daerah.
Dida mengemukakan, pemberian insentif bagi orang yang memulai juga akan diarahkan agar para pelaku usaha ini tidak dikenakan pajak pada tahun pertama lalu mempersingkat waktu proses penerbitan izin usaha yang dapat membantu meminimalkan biaya yang nantinya mendorong terciptanya produk berkualitas dan murah.
Bukan hanya itu, aturan perekrutan tenaga kerja termasuk aturan upah minimun yang berimbang keadilannya bagi pengusaha dan pekerja perlu dipermudah.
"Kita berharap lembaga perbankan bisa memberikan kemudahan bagi setiap pelaku usaha untuk mendapatkan akses modal,"kuncinya.(T.KR-ACO/M019)
Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
