
Sampah dan jaringan internet jadi perhatian Sandiaga Uno di Rammang-rammang

Makassar (ANTARA) - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraft) Sandiaga Uno menyampaikan perhatian khusus terhadap fasilitas pengelolaan sampah dan jaringan internet usai berkunjung ke area Wisata Karst Rammang-rammang, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.
Hal itu dianggap sebagai catatan khusus karena berkenaan dengan assessment Wisata Karst Rammang-rammang sebagai warisan Geopark dunia oleh UNESCO di tahun ini.
"Listrik dan beberapa fasilitas pengelolaan sampah akan segera dihadirkan agar Rammang-rammang layak sebagai warisan UNESCO," ujarnya di Wisata Karst Rammang-rammang Maros, Sulsel, Kamis.
Sementara terkait jaringan, Sandiaga yang didampingi Atta Halilintar mengaku langsung mengeksekusi Wisata Karst Rammang-rammang, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan sebagai aspek desa digital
Ia menjelaskan bahwa pihaknya akan membuat jaringan internet dengan pembuatan tower BTS untuk menjamin koneksi internet yang selama ini kurang kuat dan tidak stabil di lokasi wisata.
"Pada aspek desa digital, ini langsung dieksekusi, kita telah bicarakan dengan pihak provider segera membangun tower bersama lewat sinyal Telkomsel," ungkapnya.
Penguatan dan dukungan kepada objek wisata Karst Rammang-rammang diharapkan bisa menjadi senjata agar pihak UNESCO meloloskan wisata ini sebagai Geopark kelas dunia. Apalagi diketahui batu karst yang ada di Kabupaten Maros, Sulsel merupakan karst terbesar kedua di dunia setelah milik China.
Sandiaga mengaku terpukau dengan pesona keindahan yang ditawarkan Wisata Karst Rammang-rammang dan dianggap sebagai representasi gerbang wisata di Indonesia Timur.
"Dilihat dari potensinya Rammang- Rammang ini harusnya masuk dalam destinasi wisata kelas dunia. Karena tidak semua tempat memilikinya," ujarnya.
Maka sebagai Menteri Pariwisata, Sandiaga mengemukakan siap untuk mengungkap pesona keindahan Rammang-rammang ke dunia guna semua mengetahui nilai keindahan yang dimiliki Rammang-Rammang.
Pewarta : Nur Suhra Wardyah
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
