
Soppeng Waspada Penularan Virus Flu Burung

Makassar (ANTARA News) - Kabupaten Soppeng Provinsi Sulawesi Selatan mewaspadai penyebaran virus flu burung dan melakukan langkah antisipasi dengan tidak mengikutsertakan peserta kontes ayam ketawa dari kabupaten lain terutama Sidrap.
"Sekarang ini sedang marak kontes ayam ketawa, jadi kita sudah perintahkan panitia kegiatan untuk membatasi peserta terutama di bagian wilayah perbatasan. Lomba tetap berjalan tapi sifatnya lokal," kata Bupati Soppeng Andi Soetomo di Makassar, Jumat.
Menurutnya, hal ini dilakukan sebagai langkah antisipasi penyebaran virus flu burung dari kabupaten tetangga selain memerintahkan dinas peternakan setempat untuk terus memberikan suntikan pencegahan kepada unggas ternak.
Saat ini, lanjutnya, terdapat 100 ayam di tiga kecamatan di Soppeng yang berbatasan dengan Kabupaten Sidrap yang tengah ditangani oleh dinas peternakan karena diduga telah terpapar virus flu burung.
Sebelumnya, Dinas Peternakan Kabupaten Sidrap mencatat sejak April hingga Juli 2011 jumlah ayam yang mati akibat flu burung mencapai 184.171 ekor dari 11 kecamatan.
Jumlah ayam yang mati tersebut terdiri atas ayam ras petelur sebanyak 125.605 ekor, ayam ras pedaging, 40.005 ekor dan ayam buras, 18.561 ekor. Saat ini, penyebaran virus terus meluas melalui udara ke arah timur kabupaten sentra ayam ternak di Sulsel tersebut.
Sesuai standar operasional prosedur yang telah ditetapkan pemerintah daerah setempat, penanganan pasca kematian ayam adalah melakukan pembinaan kepada peternak serta memberikan bantuan disinfektan untuk mengantisipasi penyebaran virus sebanyak 2.120 liter. (T.KR-RY/S016)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
