Logo Header Antaranews Makassar

Bulutangkis - Maluku dan Papua Gunakan Atlet Pulau Jawa

Selasa, 26 Juli 2011 02:03 WIB
Image Print

Makassar (ANTARA News) - Kontingen Bulu Tangkis Maluku dan Papua menggunakan atlet asal Pulau Jawa menghadapi babak kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) di GOR Sudiang Makassar, 26-28 Juli 2011.

Ketua Harian PBSI Sulsel Haruna Hamid, di Makassar, Senin, mengatakan, pihaknya bersama provinsi lain merasa keberatan jika tetap diloloskan berlaga di babak kualifikasi.

"Technical meeting yang seharusnya sudah selesai akhirnya berlangsung lebih lama karena banyaknya protes dari sejumlah provinsi. Kami belum bisa memastikan apakah keduanya lolos atau justru didiskualifikasi," jelasnya.

Menurut Haruna, tim Sulsel sebelumnya memang telah menyatakan khawatir adanya atlet bayaran yang berlaga di Pra PON. Untuk itu, pihaknya secara tegas meminta agar panitia Pra PON lebih teliti pada proses adimisntrasi atlet.

Berdasarkan aturan pelaksanaan PON, menurut Haruna, setiap atlet yang ingin memperkuat provinsi lain harus mendapat persetujuan kedua daerah dimana atlet tersebut bernaung. Hal itu juga bisa dilakukan minimal dua tahun sebelum pelaksanaan PON.

"Kita memangsudah mewaspadai hal itu dari awal. Alasannya karena keberadaan atlet bayaran sangat merugikan tim seperti kita yang loyal pembinaan atlet daerah sendiri," ucapnya.

Pengurus PBSI Sulsel Andi Purnama menambahkan, peluang Sulsel untuk lolos ke PON XVIII Riau 2012, cukup terbuka. Alasannya karena Sulsel akan tampil sebagai tuan rumah.

Selain itu, pihaknya juga telah mempersiapkan atlet dengan lebih matang untuk menghadapi Pra PON yang akan diikuti Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Maluku hingga Papua.

"Jika provinsi yang tampil berkomitmen mentaati aturan yang berlaku, termasuk tidak melibatkan atlet bayaran, tentu kita yakin bisa meloloskan banyak atlet ke PON," ujarnya. (T.PSO-283/F003)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026