
Gubernur Sulsel Sidak Persiapan Pemilu

Makassar (ANTARA Sulsel) - Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Syahrul Yasin Limpo melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah tempat pelaksanaan dan pengamanan Pemilu 2009 di Kota Makassar, Jumat.
"Makassar adalah barometer seluruh perjalanan pelaksanaan pemilu di Sulsel, karena itu penting untuk memastikan kesiapan pengamanan logistik hingga tingkat kelurahan," katanya saat sidak bersama Wali Kota Makassar, Andi Herri Iskandar dan sejumlah muspida di lingkup pemerintah provinsi dan Pemerintah Kota Makassar.
Gubernur menilai, hasil pemantauan sementara menunjukkan kesiapan sejumlah penyelenggara baik di tingkat kecamatan dan kelurahan.
"Saya harapkan kesiapan ini dapat bertahan hingga pelaksanaan pemungutan suara 9 April sehingga hal-hal yang dikhawatirkan terjadi dapat dicegah," katanya.
Menurut dia, persiapan pengamanan di kepolisian hingga kelengkapan logistik pemilu di kecamatan dan kelurahan sudah sesuai dengan standar prosedur penyelenggaraan.
Dalam sidak bersama unsur muspida itu, Gubernur Sulsel dan Wali Kota Makassar mengecek kesiapan logistik yang terdapat di Kantor Camat Biringkanaya yang merupakan salah satu kecamatan terbesar dari 14 kecamatan di Makassar.
Syahrul mengingatkan masyarakat untuk berperan aktif membantu aparat kepolisian dalam mengamankan dan mengawal penempatan kotak suara yang dinilai rawan dimanipulasi pihak-pihak tertentu.
Selain itu, gubernur juga mengingatkan penderita cacat, orang jompo dan perempuan hamil tua yang akan menggunakan hak pilihnya akan dijamin kerahasiaannya oleh orang yang bisa dipercaya.
"Orang yang mengalami gangguan fisik seperti orang jompo dan perempuan hamil tua bisa diwakilkan kepada orang kepercayaannya," kata dia.
Menurut dia, selain bisa diwakili, mereka sebaiknya memperoleh bimbingan dari Panitia Pemungutan Suara (PPS).
Gubernur menilai kesiapan KPU yang menyediakan "template" atau alat bantu pemilu untuk penyandang tuna netra yang ditempatkan di setiap tempat pemungutan suara (TPS), sudah cukup baik.
"KPU telah mempersiapkan satu template di setiap TPS untuk penyandang tuna netra," katanya.
(T.PK-HK/E005)
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
