Logo Header Antaranews Makassar

Pemkab Majene Usulkan 17.000 Warga Terakomodasikan PKH

Selasa, 14 Februari 2012 19:22 WIB
Image Print

Majene, Sulbar (ANTARA News) - Pemkab Majene, Sulawesi Barat, melalui Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Majene mengusulkan 17 ribu warga miskin terakomodasikan dalam Program Keluarga Harapan (PKH) yang dicanangkan pemerintah pusat.

Kepala Seksi Program Dinasosnakertrans Majene, Sirajuddin di Majene, Selasa, mengatakan, usulan program tersebut dimaksudkan untuk menyertakan seluruh warga miskin di Majene agar mampu mendapat bantuan dari pemerintah sehingga mampu merangsang kemandirian.

"Saat ini kami sementara melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat agar anggaran tersebut bisa diterima di Majene sebab melihat rata-rata perekonomian serta jumlah warga miskin di daerah ini masih cukup memprihatinkan," ungkapnya.

Rencananya, program tersebut akan dijalankan pada dua kabupaten di Sulbar, termasuk Majene yang dianggap memiliki peluang besar mendapatkan anggaran pengentasan masyarakat miskin yang dicanangkan pemerintah pusat itu.

Sirajuddin mengatakan, program ini sebagai bentuk kepedulian pendidikan dan kesehatan warga yang masih sangat memprihatinkan akibat minimnya penghasilan serta fasilitas bagi warga miskin untuk mendapatkan fasilitas, khususnya yang berada di wilayah pedesaan.

"Melalui program tersebut, warga yang termasuk dalam kategori miskin akan mendapat bantuan pendidikan bagi anak usia sekolah dan biaya kesehatan bagi seluruh anggota keluarga yang termasuk dalam kategori miskin," lanjutnya.

Warga miskin yang terakomodir sesuai dengan sistem pendataan yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) di tingkat kabupaten sehingga tidak ada lagi kesan manipulasi data warga miskin untuk memperbesar kuota anggaran yang diterima.

Menurut Sirajuddin, program ini merupakan terobosan baru yang dicanangkan pemerintah untuk mengetaskan kemiskinan di beberapa daerah yang pada dasarnya belum memiliki infrastruktur memadai untuk mendukung pendidikan dan kesehatan warganya.

Selain itu, PKH juga diharapkan mampu memberikan sumbangan besar terhadap sistem perekonomian daerah sebab dana yang diterima setiap warga miskin tetap akan digunakan untuk kepentingan rumah tangga.

"Dengan adanya program tersebut, sistem perputaran uang di daerah akan semakin besar sebab warga yang menerima bantuan akan menggunakannya untuk kebutuhan rumah tangga dan secara perlahan perekonomian daerah juga akan ikut terdongkrak," katanya menambahkan. (KR-AAT/N001)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026