Logo Header Antaranews Makassar

Jalan Arteri Mamuju Ditenderkan Oktober

Selasa, 14 Agustus 2012 14:18 WIB
Image Print

Mamuju (ANTARA News) - Pembangunan jalan arteri dari kompleks Perkantoran Gubernur Sulawesi Barat hingga Bandara Tampapadang Kabupaten Mamuju, sepanjang 27 kilometer ditenderkan pada bulan Oktober 2012.

Kepala Biro Humas Provinsi Sulbar, Abdul Rasyid di Mamuju, Selasa, mengatakan, pemerintah di Sulbar akan membangun jalan arteri dari Kantor Gubernur Sulbar yang terletak di Kelurahan Rangas Mamuju menuju bandara Tampapadang Mamuju dikerjakan pada tahun ini.

Ia mengatakan, proyek yang dibangun sepanjang 27 kilometer itu menyusuri Pantai Kabupaten Mamuju didanai anggaran investasi negara China sekitar 90 juta dolar AS, mulai ditenderkan bulan Oktober 2012.

Menurut dia, tender proyek pembangunan jalan arteri Mamuju merupakan salah satu bagian proses administrasi pembangunannya sehingga setelah selesai proyek itu segera akan dikerjakan.

Abdul Rasyid mengatakan, jalan arteri merupakan investasi negara China di Sulbar, program tersebut yang dinamai "Multi Mode Access Road" (MMMAR) yang merupakan program untuk mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di Sulbar dalam rangka mempercepat pembangunan ekonominya.

"Jalan yang akan dibangun menyisir pantai menuju bandara Tampapadang Mamuju itu, merupakan tahap pertama dari proyek raksasa MMMAR, karena pembangunan jalan arteri tahap kedua juga akan dikerjakan berikutnya," ujar Abdul Rasyid.

Ia mengatakan, setelah jalan arteri akan memudahkan pemerintah dan masyarakat menjangkau bandara, akan dibangun lagi jalan arteri dari kompleks perkantoran Pemprov Sulbar menuju Kecamatan Tapalang.

"Secara keseluruhan jalan arteri di pesisir pantai Mamuju mulai dari Kecamatan Tapalang hingga bandara Mamuju, akan memiliki panjang keseluruhan sekitar 102 kilometer.

Ia mengatakan, setiap kilometer dari jalan arteri yang akan dibangun dua jalur dengan lebar sekitar 30 meter itu, akan menelan anggaran sekitar sembilan juta dolar AS.

"Pembangunan jalan arteri di Sulbar tahun ini akan menyerap tenaga kerja sekitar 3.000 orang. Itu artinya akan menambah pendapatan masyarakat dan meningkatkan ekonomi daerah sehingga akan terus mengalami peningkatan," katanya. (T.KR-MFH/I006)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026