Logo Header Antaranews Makassar

Sulbar Memasuki Musim Kemarau

Jumat, 10 Mei 2013 20:50 WIB
Image Print
BMKG

Mamuju (ANTARA Sulsel) - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika menyatakan, wilayah Provinsi Sulawesi Barat kini dinyatakan telah memasuki musim kemarau sejak awal Mei 2013.

"Wilayah Sulbar telah dinyatakan telah memasuki musim kemarau pada awal bulan Mei tahun 2013," kata Prakirawan stasiun Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kabupaten Majene, Ricard di Mamuju, Jumat.

Ia mengatakan, hujan terjadi di wilayah sulbar sudah terjadi setiap 10 hari itu artinya intentitas hujan menurun dan sulbar dinyatakan memasuki musim kemarau.

Menurut dia, kalaupun terjadi hujan lebat dalam setiap 10 hari itu disebabkan karena adanya fenomena angin tekanan rendah di wilayah Kalimantan yang membuat awan tebal pembawa hujan bergeser ke sulbar sehingga wilayah sulbar dilanda hujan.

"Namun fenomena itu akan segera berakhir, dan secara umum sulbar dinyatakan memasuki musim kemarau," katanya.

Ia mengatakan, musim kemarau yang akan terjadi di Sulbar ini masih dalam batas normal dan hanya akan berlangsung singkat, diperkirakan hingga dua sampai tiga bulan ke depan.

"Diperkirakan musim kemarau yang terjadi di Sulbar akan berakhir pada akhir bulan Agustus atau pada awal bulan September tahun 2013, karena di saat itu kembali musim hujan akan melanda wilayah Sulbar," katanya.

Oleh karena itu ia meminta petani di Sulbar mewaspadai ancaman musim kemarau yang yang diperkirakan akan terjadi itu dengan menyiapkan segala bentuk antisipasi agar tanaman padi mereka tidak terancam kekeringan yang bisa membuat petani menjadi merugi.

"Petani harus mewaspadai ancaman kemarau jangan sampai petani mengalami gagal panen karena tanaman padi mereka kekurangan air, mulai saat ini semuanya harus diantisipasi, meski musim kemarau ini terbilang singkat," katanya.

Editor : M Taufik



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026