
Unismuh Target 10 Ribu Calon Mahasiswa Baru

"Kami targetkan 10 ribu calo mahasiswa baru tahun ini dari lima ribu kuota yang akan diterima," kata Kepala UPT Penerimaan dan Pembinaan Mahasiswa Baru (PPMB) Dahlan Lama Bawa S.Ag, M.Ag di Makassar, Kamis.
Makassar (ANTARA Sulsel) - Pengelola Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menargetkan 10 ribu calon mahasiswa baru pada periode 2014.
"Kami targetkan 10 ribu calo mahasiswa baru tahun ini dari lima ribu kuota yang akan diterima," kata Kepala UPT Penerimaan dan Pembinaan Mahasiswa Baru (PPMB) Dahlan Lama Bawa S.Ag, M.Ag di Makassar, Kamis.
Dia mengatakan, tahun ini akan menerima mahasiswa baru sekitar lima ribu orang, namun diperkirakan mencapai tujuh ribu hingga 10 ribu pendaftar dengan asumsi telah persiapkan "sistem one day service (pelayanan satu hari).
"One Day Service" ini memberikan peserta jatah untuk tiga kali tes dan bisa dilihat kelulusan melalui sistem ini setelah tes," katanya.
Dahlan mengatakan, saat ini Unismuh membina tujuh Fakultas dan 23 jurusan yakni FKIP, Fisipol, Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Agama Islam. Teknik, Pertanian, Kedokteran.
Dia mengatakan, 23 jurusan tersebut yaitu Ilmu Pendidikan, Pend. Bahasa dan Sastra Indonesia dan Inggris, Matematika, Fisika, Sosiologi, PGSD, Seni rupa, Administrasi Negara, Ilmu Pemerintahan, Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan, Manajemen, Akuntansi, Pendidikan Agama Islam, Bahasa Arab, Hukum Ekonomi Syariah, Al Ahwal As Syaksiyah. Teknik Sipil, Elektro, Agribisnis, Perikanan dan Manajemen Hutan dan Pendidikan Dokter.
"Ke-23 Jurusan tersebut sudah dinyatakan terakreditasi dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT)," katanya.
Selanjutnya, Dahlan mengatakan, pendaftaran calon maba ini dibuka sejak Mei hingga 14 Agustus 2014, sehingga dihimbau kepada seluruh masyarakat agar segera mendaftarkan dirinya ke Unismuh. Budi Suyanto
Pewarta : Suriani Mappong
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
