
Jalan Akses GOR Sudiang Masih Satu Persen

Makassar (ANTARA Sulsel) - Pembangunan ruas jalan akses Gelanggang Olahraga (GOR) Sudiang, dan jalan akses ke Rumah Sakit (RS) gratis kelas III Makassar, masing-masing baru terealisasi sekitar satu persen.
Dalam rapat evaluasi pencapaian kinerja Dinas Prasarana Wilayah (Praswil) dengan Komisi III DPRD Sulsel, di Makassar, Rabu, terungkap masalah pembebasan lahan menjadi kendala pembangunan jalan yang menghubungkan Jalan Perintis Kemerdekaan-GOR Sudiang.
"Jalan akses GOR Sudiang lambat karena masalah pembebasan lahan, walaupun Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar mengatakan tanah sudah bebas, ternyata tidak seperti yang ada di lapangan," kata Kasubdin Kasubdin Jaringan Jalan Provinsi (JJP) Praswil, Yusuf Genda.
Yusuf mengatakan baru mengerjakan pematangan lahan pada proyek jalan sepanjang 225 meter, itupun baru yang sudah di bebaskan.
Sementara untuk jalan akses RS gratis yang dianggarkan sekitar Rp1 miliar dalam APBD Sulsel 2009, kata Yusuf, sudah dilakukan pembangunan saluran air dan pemasangan dekker, serta perintisan lahan.
Dalam laporan triwulan ke dua Dinas Praswil, dana APBD Sulsel 2009 untuk pembangunan jalan sepanjang 47,32 km dan jembatan, mencapai Rp70 miliar, dengan realisasi anggaran Rp13,1 miliar atau 18 persen. Realisasi fisik sebesar 31 persen.
Pembangunan jalan meliputi jalan di Kabupaten Soppeng sepanjang 2,5 km dengan anggaran Rp5,9 miliar, jalan poros Sidrap-Pinrang di Enrekang sepanjang 1,5 km dianggarkan Rp4 miliar, terealisasi 19 persen.
Jalan Ujung Lamuru-Bajo (Bone) dengan anggaran Rp6,6 miliar dengan realisasi Rp1,2 miliar atau 19 persen, jalan poros Takkalalla-Pakkae (Soppeng) dengan anggaran Rp3,4 miliar, terealisasi sekitar Rp600 juta atau 17 persen.
Pembanguan jalan 3 km di Wajo dengan anggaran Rp4,8 miliar, realisasi Rp955 juta atau 19 persen, jalan poros Sinjai-Kajang (Sinjai) 1,80 km dianggarkan Rp2,6 miliar dengan realisasi Rp524 juta atau 20 persen.
Jalan Sungguminasa-Malino (Gowa) 3,5 km dianggarkan Rp7 miliar dengan realisasi Rp1,4 miliar atau 19 persen, jalan Sungguminasa-Jeneponto (Gowa) 2 km dianggarkan Rp2,8 miliar dengan realisasi Rp562 juta atau 20 persen.
Pembangunan jalan di Bulukumba 3 km dianggarkan Rp3,4 miliar dengan realisasi Rp853 juta atau 19 persen, jalan di Luwu Utara 18 km dianggarkan 5,6 miliar dengan realisasi Rp980 juta atau 17 persen.
Jalan dan Jembatan di Makassar dan Kabupaten Pangkep, dianggarkan sekitar Rp4 miliar, jalan dan jembatan di Luwu-Palopo dianggarkan Rp2,1 miliar dengan realisasi Rp128 juta atau 12 persen.
Pembangunan dua jembatan di Sidrap dianggarkan Rp3 miliar dengan realisasi Rp317 juta atau 10 persen, pembangunan empat jembatan di Soppeng dan Bone dianggarkan Rp5,7 miliar dengan realisasi Rp1,2 miliar atau 21 persen, pembangunan dua jembatan di Wajo dianggarkan Rp2 miliar dengan realisasi Rp254 juta atau 12 persen.
(T.PSO-099/S006)
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
