Logo Header Antaranews Makassar

Sulsel Targetkan Medali Emas Kejuaraan Terbuka

Minggu, 10 Agustus 2014 18:07 WIB
Image Print
"Selain Nurmansyah dan Hermawan, kami juga berharap banyak pada sosok Nur Fajrin yang juga memiliki banyak pengalaman dan prestasi. Kami berharap dukungan dan doa masyarakat agar bisa meraih hasil terbaik," jelasnya.

Makassar (ANTARA Sulsel) - Pengprov Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Sulawesi Selatan menargetkan merebut medali emas pada kejuaraan terbuka "Eiger Independence Sport Climbing" di Bandung, Jawa Barat, 15-17 Agustus 2014.

Bendahara FPTI Sulsel Armansyah di Makassar, Sulsel, Minggu, mengatakan target itu berdasarkan hasil yang diraih pada ajang yang sama sebelumnya. Pada Eiger Climbing 2013, Sulsel berhasil merebut medali perak melalui Nurmansyah dan Hermawan.

"Selain Nurmansyah dan Hermawan, kami juga berharap banyak pada sosok Nur Fajrin yang juga memiliki banyak pengalaman dan prestasi. Kami berharap dukungan dan doa masyarakat agar bisa meraih hasil terbaik," jelasnya.

Menghadapi kejuaraan yang memperebutkan total hadian Rp 40 Juta tersebut, FPTI Sulsel menurunkan lima atlet. Selain tiga atlet sebelumnya, Sulsel juga mengandalkan dua pemanjat muda yakni Gilang Akbar dan Ari Ashari.

Mengenai peluang merebut medali emas, pihaknya mengaku cukup optimistis. Pihaknya juga tetap memberikan kewaspadaan terhadap beberapa daerah yang selama ini memang selalu menyulitkan seperi DKI Jakarta, Jawa Timur dan tentu saja para pemanjat dari tuan rumah.

"Kami terus fokus mematangkan persiapan sebelum berangkat 13 Agustus nanti. Meski bukan hal mudah namu peluang untuk mendapatkan medali emas di ajang ini masih cukup terbuka lebar," katanya.

Menurut dia, keterlibatan atlet di kejuaraan juga sekaligus menjadi ajang uji coba untuk melihat sejauh mana peningkatan kemampuan setiap atlet. Pihaknya berharap dengan keterlibatan atlet semakin menjaga peluang saat tampil dibabak kualifikasi ataupun PON 2016.

Keikutsertaan atlet di kejurnas juga penting karena menjadi salah satu syarat layak tidaknya atlet yang bersangkutan tampil di PON 2016.

Kejuaraan Eiger Independence Sport Climbing ini memang ajang bergengsi. Kejuaraan tahunan ini juga akan diikuti para pemanjat terbaik dari seluruh Indonesia. Panitia juga menerapkan batasan jumlah atlet sebanyak 150 atlet.

"PB FPTI memang mensyaratkan agar atlet yang tampil di pra PON dan PON harus mengikuti kejurnas. Ajang ini juga sangat cocok untuk mengukur dan mendeteksi kekuatan kita dan lawan yang tentu akan kita hadapi di Pra PON," ujarnya. J Suswanto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026