Logo Header Antaranews Makassar

AS bersiaga hadapi kemungkinan serangan balasan Iran

Minggu, 22 Juni 2025 17:16 WIB
Image Print
Peluru kendali Sejjil dan Emad dipajang dalam rangka peringkatan 44 tahun revolusi Islam Iran di Teheran pada 11 Februari 2023. (Erfan Kouchari/Tasnim News Agency via Wikimedia Commons) (Erfan Kouchari/Tasnim News Agenc)

Moskow (ANTARA) - Pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump bersiaga untuk menghadapi kemungkinan serangan balasan dari Iran, demikian menurut laporan NBC merujuk dua pejabat pertahanan dan seorang pejabat senior Gedung Putih.

Sebelumnya pada Sabtu (21/6) malam, AS telah menyerang tiga fasilitas nuklir Iran di wilayah Natanz, Fordow, dan Isfahan.

Tujuan serangan tersebut adalah untuk membatasi kapabilitas nuklir Iran dan membuat mereka setuju "mengakhiri perang", ucap Trump yang mengancam bahwa Iran akan menghadapi konsekuensi yang lebih serius apabila menolaknya.

Menurut NBC, otoritas AS saat ini bersiaga terhadap kemungkinan serangan balasan Iran, terutama dalam kurun waktu 48 jam sejak serangan terhadap Iran berlangsung.

Sumber: Sputnik-OANA



Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026