Logo Header Antaranews Makassar

Warga Minta Pemberian KS Jangan Pilih Kasih

Selasa, 11 November 2014 15:04 WIB
Image Print
"Program ini menggunakan dana yang bersumber pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah, jadi harus adil pembagiannya," kata Samsudin.

Gorontalo (ANTARA Sulsel) - Sejumlah warga kurang mampu di Kota Gorontalo, meminta pemerintah kota setempat agar pemberian kartu sejahtera (KS) jangan pilih kasih, namun harus tepat sasaran.

Samsudin Panu, salah seorang tokoh masyarakat di Kota Gorontalo, Selasa, mengakui bahwa program pemerintah daerah ini yang memberikan KS pada warga yang tidak mampu, dinilai sangat baik.

Namun jangan dilakukan berdasarkan rasa pilih kasih atau hanya kepada warga yang tidak mampu dan mendukung pasangan calon yang saat ini menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Gorontalo.

"Program ini menggunakan dana yang bersumber pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah, jadi harus adil pembagiannya," kata Samsudin.

Dia menjelaskan, kartu sejahtera dapat membantu warga yang tidak mampu seperti biayai persalinan, perawatan kesehatan, pengurusan KTP, Akte kelahiran, pendidikan sejak di TK hingga SMA, serta biaya ambulans dan pemakaman, semuanya secara gratis.

"Program ini membantu warga tidak mampu mulai melahirkan sampai meninggal, tidak mengeluarkan biayai semua ditnggung pemerintah kota," Kata Samsudin.

Samsul Bahri dan warga lainnya mengatakan, bahwa pada pemberian KS nanti, jangan sampai dilandasi dengan politik karena Wali Kota Gorontalo Marten Taha dan Wakilnya Budi Doku, bukan lagi milik salah satu pendukung saja, namun sudah pemimpin warga Kota Gorontalo.

Dia menjelaskan, saat proses pilkada yang dilaksanakan pada Maret 2013 lalu, pasangan ini yang terpilih, dalam kampanyenya telah membagikan KS untuk meraih kemenangan dan simpati masyarakta pemilih.

Namun beberapa waktu lalu kartu KS ditarik kembali dan dilakukan pendataan ulang, sehingga direncanakan pada Januari 2015 nanti sekitar 25 ribu Kepala keluarga (KK) yang tidak mampu di daerah ini akan mendapat KS. H. Paat



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026