
Angkasa Pura segera siapkan area khusus untuk jamaah umrah

Makassar (ANTARA) - General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Sultan Hasanuddin Minggus Gandeguai mengungkapkan segera menyiapkan area khusus untuk jamaah umrah dan para pengantarnya di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).
"Kami akan buat area khusus untuk jamaah umrah dan pengantarnya, ini sedang dalam proses. Kami akan segerakan, semoga bisa realisasi bulan ini," kata dia, di Makassar, Senin.
Minggus menyebut bahwa pasar penumpang di Bandara Sultan Hasanuddin didominasi oleh jamaah umrah dan penumpang transit, sehingga memberikan pelayanan terbaik bagi para calon jamaah dan pengantarnya menjadi salah satu prioritas Angkasa Pura I.
Area khusus jamaah umrah ini juga akan dilengkapi lounge atau ruang tunggu bagi para pengantar jamaah umrah, agar aktivitas keluarga jamaah bisa lebih nyaman dan aman.
Apalagi mengantar umrah, kata Minggus, menjadi budaya di Sulsel, termasuk aktivitas saat mengantar umrah sementara Bandara Internasional Sultan Hasanuddin memiliki sejumlah aturan dengan standar internasional.
"Saya agak sedikit miris ketika saya datang di sini dan melihat masih ada yang mau umrah menenteng makanan, sementara ini bandara internasional bukan tradisional. Maka ruang tunggu akan kami hadirkan, mudah-mudahan ini juga menjadi sesuatu yang memberikan rasa nyaman kepada pengantar maupun untuk menjadi lebih baik tentunya," katanya lagi.
Selain itu, gerai oleh-oleh umrah juga akan disediakan untuk meminimalisir kelebihan bagasi yang kerap terjadi pada jamaah umrah. Terlebih, telah hadir penerbangan langsung tanpa transit oleh maskapai Garuda ke Bandara Jeddah, Arab Saudi yang bekerja sama dengan salah satu travel haji dan umrah.
"Intinya, kami harus memberikan layanan terbaik kepada calon jamaah umrah dengan memanfaatkan bandara, apalagi ada sebanyak 93,6 persen umat Muslim di Sulsel," kata dia lagi.
Minggus juga mengemukakan bahwa Bandara Internasional Hasanuddin tengah dalam perbaikan yang disiapkan untuk menampung 15 ribu orang. Targetnya hingga September atau akhir 2025.
Sementara saat ini, capaian pengerjaan bandara mencapai 86 persen dengan daya tampung sekitar 9.000 orang.
Pewarta : Nur Suhra Wardyah
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
