Logo Header Antaranews Makassar

Tiga Daerah Bersaing Tuan Rumah Pra-PON

Rabu, 14 Januari 2015 18:33 WIB
Image Print
"Banyak yang bersedia termasuk Sulsel. Soal daerah mana yang akhirnya menjadi tuan rumah, baru akan ...

Makassar (ANTARA Sulsel) - Tiga daerah bersaing untuk menjadi tuan rumah babak kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) Wilayah IV pada 2015.

Sekretaris Umum Perbasi Sulsel, Muhammad Taufiq di Makassar, Rabu, mengatakan tiga daerah yang cukup serius menggelar pra-PON diantaranya Banten, Bali dan Sulsel.

"Banyak yang bersedia termasuk Sulsel. Soal daerah mana yang akhirnya menjadi tuan rumah, baru akan ditetapkan dalam Munas Perbasi Jakarta, Februari 2015. Mudah-mudahan kita yang mendapat kepercayaan untuk pra-PON Wilayah IV," katanya.

Untuk pra-PON Wilayah IV dihuni sejumlah tim diantaranya Banten, Bali, Sulsel, Kalimantan Timur, Jawa Timur, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Timur, dan Nusa Tenggara Barat.

Pengprov Perbasi Sulsel, kata dia, tidak masalah jika mendapat kepercayaan menjadi penyelenggara. Namun demikian, pihaknya tetap berharap bantuan anggaran dari PB Perbasi untuk melaksanakannya. Apalagi untuk menggelar pra-PON juga membutuhkan anggaran yang cukup besar.

Pada pelaksanaan pra-PON sebelumnya, menurut dia, pihak tuan rumah memang harus menanggung biaya wasit dan perangkat pertandingan selama pelaksanaan pra-PON. Intinya Perbasi Sulsel membutuhkan dukungan dari pusat agar bisa melaksanakan agenda dengan maksimal.

Terkait kesiapan sarana dan prasarana Sulsel, dirinya mengaku sudah tidak ada persoalan. Untuk venue, Perbasi Sulsel menyiapkan GOR Sudiang, Makassar. GOR ini memang selalu menjadi pilihan untuk pelaksanaan berbagai ajang di Makassar.

"Kita juga memiliki struktur kepanitiaan yang punya pengalaman menggelar kejuaraan. Mudah-mudahan bisa diakomodasi dan tentu mendapat bantuan anggaran," jelasnya.

Lebih jauh, pihaknya mengaku belum memiliki kandidat untuk diusung menjadi Ketua Umum PB Perbasi periode mendatang di Munas Jakarta, 13-14 Februari 2015.

Untuk posisi ketua umum PB Perbasi, lanjut dia, Sulsel pada dasarnya tetap berharap kesediaan Ketua PB Perbasi Anggito Abimanyu. Namun mantan Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Republik Indonesia tersebut telah memutuskan mundur atau tidak ingin mencalonkan kembali.

Menurut dia, sosok Anggito memang masih dibutuhkan demi kemajuan bola basket di Indonesia. Program kerja yang selama ini dijalankan juga sudah berjalan baik khususnya dalam pembinaan dan prestasi atlet.

"Berhubung sudah tidak ingin mencalonkan, maka kita berharap ada nama yang tepat untuk menggantikan posisi Anggito. Tapi sejauh ini memang belum kita dengar dan kita juga sulit mendukung siapa di Munas Jakarta," ujarnya. A Budiman



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026