
Bloomfest 2025, Rumah BUMN Makassar hadirkan ruang belajar, kreasi, dan akselerasi UMKM lokal

Makassar (ANTARA) - Rumah BUMN Makassar kembali memantik energi kreatif kota Daeng melalui gelaran akbar BLOOMFEST 2025 pada 29–30 November 2025 dengan menghadirkan kolaborasi BUMN, BRI, Danantara Indonesia, dan sederet brand lokal dalam sebuah festival yang merayakan edukasi, kreativitas, dan pemberdayaan UMKM.
Digelar di halaman Rumah BUMN Makassar di Jalan Ratulangi.
Festival ini tak hanya memamerkan produk UMKM, tetapi juga membuka ruang bagi masyarakat untuk belajar, berkarya, dan menggali potensi diri. Dengan tema “Let’s Grow, Glow, and Go Local Together!”, BLOOMFEST 2025 menjadi magnet baru bagi warga Makassar yang ingin pengalaman edukatif dan inspiratif.
Hari pertama festival dibuka dengan lomba mewarnai anak, disusul Workshop Bag Charm dan Glow Up Class yang menarik perhatian pengunjung, terutama para remaja dan ibu muda.Malam harinya, suasana semakin hangat dengan penutupan dan pengumuman lomba, dibarengi bazar UMKM yang menggeliat sejak pagi hingga malam hari.
Hari kedua diisi dengan Pelatihan Rumah BUMN, kelas Public Speaking, dan Workshop Flowers. Setiap sesi dirancang untuk membekali masyarakat khususnya UMKM dan anak-anak magang dengan keterampilan praktis yang relevan di era digital.Bazar UMKM kembali menjadi pusat perhatian, dihiasi sekitar 12 tenant yang memamerkan produk unggulan, mulai dari kuliner, fesyen, hingga kriya lokal.
Dalam sesi wawancara, Ayu Anisela, Koordinator Rumah BUMN Makassar sekaligus pembina program internship, menegaskan bahwa BLOOMFEST 2025 bukan sekadar event melainkan ruang aktualisasi bagi UMKM dan generasi muda.
“Tujuan kegiatan ini adalah memperkuat pemberdayaan UMKM, menyediakan wadah belajar tematik, sekaligus menjadi final project bagi anak-anak internship. Kami ingin mereka paham karakter para pelaku usaha, bagaimana mereka berjuang, beradaptasi, dan tumbuh,” ungkap Ayu.
Ia mengatakan Rumah BUMN Makassar rutin menggelar pelatihan seperti literasi digital, literasi dasar, literasi tematik, hingga digital marketing, sebagai bagian dari program unggulan untuk mendorong eksistensi UMKM di pasar yang semakin kompetitif.
“Harapan kami, pelaku UMKM tidak hanya hadir, tapi juga eksis. kita mengharapkan para pelaku usaha UMKM bisa eksis dan bisa mempraktekkan apa yang mereka pelajari ketika pelatihan. Dan anak-anak magang juga harus berani terjun langsung, melihat dunia usaha dari dekat,” lanjutnya.
Risa mahasiswa Universitas Negeri Surarbaya yang intenrship di Rumah BUMN belajar banyak dan dapat pengalaman selama internship. "Saya belajar komunikasi dan bisa mempraktikkan dengan para pelaku usaha dari apa yang saya ketahui dari kampus dan rumah BUMN,” katanya.
Kehadiran 12 tenant UMKM binaan rumah BUMN yang meramaikan bazar menjadi bukti nyata bahwa ekosistem bisnis lokal terus bertumbuh.
Pewarta : Frotza Alifi
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
