Logo Header Antaranews Makassar

Bantaeng siap menjadi penghasil benih kentang di Sulsel

Rabu, 7 Januari 2026 11:34 WIB
Image Print
Bupati Bantaeng M Fathul Fauzy Nurdin saat meninjau langsung proses kultur jaringan benih kentang yang berada di Kantor Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Benih Hortikultura dan Perkebunan Bantaeng, di Jalan Poros Loka, Desa Marannu, Bantaeng. ANTARA/HO-Humas Pemkab Bantaeng

Makassar (ANTARA) - Bupati Bantaeng M Fathul Fauzy Nurdin memastikan Kabupaten Bantaeng yang dipimpinnya siap menjadi daerah penghasil benih kentang di Sulawesi Selatan dan memenuhi kebutuhan benih petani.

Kepala daerah yang akrab disapa Uji Nurdin ini mengungkapkan Kabupaten Bantaeng akan kembali lagi menjadi daerah penghasil benih kentang terbaik di Sulsel. Sehingga para petani tidak akan memesan benih kentang lagi di daerah lain.

"Salah satu keluhan petani kita adalah kesulitan mencari bibit, sehingga mereka membeli bibit itu rata-rata di Jawa. Alhamdulillah sekarang, kita bisa kembali produksi bibit kentang terbaik, dan Insyaa Allah akan didistribusikan ke petani kita,” kata Uji Nurdin melalui keterangan resminya di Makassar, Rabu.

Hal ini dipastikan usai meninjau proses kultur jaringan benih kentang yang berada di Kantor Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Benih Hortikultura dan Perkebunan Bantaeng, di Jalan Poros Loka, Desa Marannu.

Dalam tinjauan program yang bekerjasama Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin (Unhas) tersebut, Uji didampingi Dosen Fakultas Kehutanan Unhas Putri Nurdin.

Baca juga: Gubernur Sulsel serahkan 350 ribu benih kentang untuk tiga kabupaten

Baca juga: Pemprov Sulsel dan Pemkab Gowa perkuat komoditas kentang di dataran tinggi


Kepala daerah termuda di Sulsel ini memberikan apresiasi kepada Tim Pendamping Fakultas Pertanian Unhas yang telah melakukan kerja sama yang baik, agar petani Bantaeng menghasilkan benih terbaik.

“Ini kerja sama Pemkab Bantaeng dengan Fakultas Pertanian Unhas, dan ini terbukti sangat membantu masyarakat kita. Insyaa Allah, target kita menjadi daerah penghasil benih terbaik berbasis teknologi, bisa kita wujudkan,” kata dia.

Wakil Dekan III Fakultas Pertanian Unhas Prof Tuti Kuswinanti mengatakan sebanyak lima komoditi yang dikembangkan bersama Pemkab Bantaeng dan Fakultas Pertanian Unhas, di antaranya kakao, jagung, padi, bawang merah, dan kentang.

“Dengan ketersediaan benih berkualitas di Bantaeng. Kami yakin akan meningkatkan perekonomian petani dan membantu citra Bantaeng menjadi salah satu produsen benih terbaik di Indonesia,” kata dia.



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026