
Pemerintah pusat tunjuk Kabupaten Sidrap menyiapkan Sekolah Rakyat

Makassar (ANTARA) - Pemerintah Pusat menunjuk Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan sebagai salah satu daerah di Indonesia untuk menyiapkan pembangunan Sekolah Rakyat (SR) yang ditetapkan sebanyak 166 titik.
Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif melalui keterangannya diterima di Makassar, Senin, mengatakan, peresmian dan ground breaking pembangunan Sekolah Rakyat digelar secara nasional oleh Presiden Prabowo Subianto dan diikuti para kepala daerah termasuk dirinya di Sidrap.
"Peresmian 166 titik Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia dipimpin langsung Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto di Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan dan kami mengikuti secara virtual di Sidrap," ujarnya.
Dalam ground breaking itu, telah dilakukan pembangunan sebanyak 104 Sekolah Rakyat permanen di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Sidrap.
Syaharuddin Alrif menyampaikan apresiasi atas ditetapkannya Sidrap sebagai salah satu daerah yang masuk dalam program pembangunan Sekolah Rakyat.
Ia menilai program tersebut menjadi peluang strategis untuk memperluas akses dan meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
“Program Sekolah Rakyat ini merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap pemerataan pendidikan. Tentu ini patut kita syukuri dan dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk masa depan generasi Sidrap,” katanya.
Ia berharap, kehadiran Sekolah Rakyat di Sidrap dapat menjadi tonggak penguatan pendidikan daerah serta mendorong lahirnya sumber daya manusia yang unggul di masa mendatang.
Bupati Syaharuddin juga menyempatkan berdialog dengan sejumlah siswa Sekolah Rakyat yang mengikuti kegiatan tersebut.
Sementara itu, berdasarkan penjelasan teknis dari pihak pelaksana proyek, pembangunan Sekolah Rakyat di Sidrap direncanakan mencakup sejumlah fasilitas pendidikan dan penunjang.
Selain gedung sekolah, ada asrama putra dan putri untuk jenjang SD, SMP, dan SMA, serta fasilitas pendukung lainnya yang dibangun secara bertahap.
Adapun penyelesaian pembangunan ditargetkan pada 2026, sejalan dengan pelaksanaan program Sekolah Rakyat secara nasional.
Pewarta : Muh. Hasanuddin
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
