
PKB hormati kemandirian NU

Jakarta (ANTARA) - Wakil Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa Hanif Dhakiri menegaskan PKB menghormati kemandirian Nahdlatul Ulama (NU).
Walaupun demikian, Hanif mengatakan PKB memiliki ikatan historis dan ideologis yang tidak terpisahkan dari NU. Kemudian bila mengutip mantan Presiden RI Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, dia menyebut PKB sebagai “telurnya NU”.
“Sebagai anak, PKB tidak mungkin lepas tangan. Namun, cinta tidak berarti mencampuri. PKB menghormati penuh kemandirian NU, dan tidak masuk ke urusan internal,” ujar Hanif di Jakarta, Kamis.
Sementara itu, dia mengatakan PKB memandang dinamika di tubuh organisasi NU sebagai momentum konsolidasi dan pembaruan, baik pada aspek kelembagaan, tata kelola, maupun kepemimpinan.
Menurut dia, momentum tersebut perlu agar NU tetap kokoh menjalankan khidmah atau pelayanan keumatan dan kebangsaan.
“NU adalah pilar moderasi Islam, perekat sosial, dan penyangga moral bangsa. Jika NU melemah, baik secara kelembagaan, konsolidasi, maupun arah kepemimpinan, maka risikonya bukan hanya bagi warga NU, tetapi juga bagi stabilitas dan masa depan Indonesia,” katanya.
Pewarta : Rio Feisal
Editor:
Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
