
Tradisi ziarah kubur jelang Ramadan beri dampak positif penjual bunga

Makassar (ANTARA) - Tradisi ziarah kubur menjelang bulan suci Ramadan memberi dampak positif pada penjual bunga tabur di berbagai Tempat Pemakaman Islam (TPI) di Kota Makassar.
Salah satu lokasi yang mengalami peningkatan aktivitas adalah Tempat Pemakaman Islam (TPI) Panaikang di Kota Makassar, Selasa.
Sejumlah pedagang bunga mengaku omzet mereka naik signifikan dibanding hari biasa. Salah seorang diantaranya adalah Nurhayati yang mengaku pada hari normal hanya menjual 20–30 keranjang bunga tabur per hari, namun menjelang Ramadan penjualan bisa meningkat hingga dua kali lipat.
"Rata-rata bunga tabur dijual Rp10 ribu - Rp15 ribu per keranjang kecil," katanya.
Dia mengatakan, lonjakan pembeli berasal dari warga yang datang mendoakan keluarga sekaligus membersihkan makam.
Tak hanya di TPI Panaikang, kondisi serupa juga terlihat di beberapa TPI lain di Makassar. Arus pengunjung yang meningkat membuat permintaan bunga tabur, air mawar, dan perlengkapan ziarah ikut melonjak.
Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup (DKLH) Kota Makassar melalui para penanggung jawab TPI turut berperan menjaga kenyamanan pengunjung. Mereka memastikan kebersihan area makam, pengelolaan sampah, serta kelancaran arus keluar-masuk peziarah tetap tertib selama periode ramai ini.
Kepala Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup Kota Makassar, Helmy Budiman mengatakan pihaknya telah menyiagakan petugas di setiap TPI.
Termasuk memastikan lingkungan makam tetap bersih, aman, dan nyaman, agar masyarakat bisa berziarah dengan khusyuk.
Sementara itu, salah seorang pengunjung, Rahmadani mengaku rutin datang berziarah ke makam almarhum keluarganya setiap menjelang Ramadhan.
“Ini sudah tradisi keluarga kami. Selain mendoakan orang tua, kami juga membersihkan makam agar lebih rapi,” katanya.
Para pedagang bunga berharap tradisi ini terus terjaga karena sangat membantu perekonomian mereka. Dengan meningkatnya kunjungan, mereka optimistis pendapatan selama jelang Ramadhan dapat menutup kebutuhan keluarga sekaligus menjadi awal berkah di bulan suci.
Pewarta : Suriani Mappong
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
