Logo Header Antaranews Makassar

ESDM Sulbar usulkan listrik gratis untuk 18.000 RTS

Kamis, 5 Maret 2026 16:32 WIB
Image Print
Pegawai PLN memperbaiki jaringan listrik di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat. (ANTARA/Abriawan Abhe/21)

Mamuju (ANTARA) - Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sulawesi Barat membuat program strategis ketenagalistrikan untuk tahun 2027 dan mengusulkan listrik gratis untuk 18.000 Rumah Tangga Sasaran (RTS) melalui skema Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) Kementerian ESDM.

"Usulan ini berasal dari pemerintah desa dan kelurahan yang telah dikirimkan ke Dinas ESDM Sulbar, dan kami teruskan ke Kementerian ESDM," kata Kepala Bidang Ketenagalistrikan Dinas ESDM Sulbar Qamaruddin Kamil di Mamuju, Kamis.

Usulan tersebut, kata Qamaruddin, merupakan tindak lanjut rapat koordinasi teknis (rakortek) sektor ESDM tingkat nasional yang difasilitasi Kementerian Dalam Negeri.

Dinas ESDM Provinsi Sulbar langsung menindaklanjuti dengan menyiapkan usulan program prioritas, meliputi bantuan listrik gratis dan pembangunan jaringan listrik bagi desa-desa yang belum berlistrik.

"Rakortek ini sangat komprehensif dan strategis. Fokus utamanya adalah merumuskan kebijakan yang tidak hanya menjaga stabilitas pasokan, tetapi juga memperkuat hilirisasi, tata kelola dan ketahanan energi nasional," ujar Qamaruddin

Dinas ESDM Sulbar juga mengusulkan pembangunan jaringan listrik desa yang menyasar wilayah-wilayah yang hingga saat ini belum tersentuh aliran listrik PLN.

Hingga tahun 2026, tercatat masih terdapat 19 desa di Sulbar yang belum berlistrik PLN.

"Langkah ini merupakan kelanjutan dari komitmen pemerintah daerah untuk terus mengejar target elektrifikasi menyeluruh untuk memastikan tidak ada lagi wilayah di Sulbar yang gelap gulita akibat belum tersedianya infrastruktur kelistrikan di Sulbar.

Dengan adanya usulan itu, Qamaruddin berharap dukungan penuh dari pemerintah pusat agar akses energi yang adil dan merata dapat segera terwujud di seluruh pelosok Sulbar.

Sementara, Kepala Dinas ESDM Provinsi Sulbar Bujaeramy Hassan menyampaikan bahwa rakortek itu memiliki peran penting dalam menyelaraskan program pemerintah pusat dengan perencanaan pembangunan di daerah.

"Rakortek ini menjadi forum strategis untuk menyinkronkan kebijakan pusat dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) kita. Sehingga, program-program di sektor ESDM, khususnya sektor energi dan ketenagalistrikan, dapat berjalan selaras dan tepat sasaran," jelas Bujaeramy.



Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026